Meranti(Kemenag) - Setelah suksesnya penyelenggaran Ibadah Haji Tahun 2024 M/1445 H, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Meranti melalu Seksi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh (PHU) gerak cepat melaksanakan sosialisasi bersama calon jemaah haji tahun keberangkatan 2025, 2026 dan 2027, Minggu(28/7/2024).
Bertempat di Aula Lantai II Kantor Kemenag Kepulauan Meranti, kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kepulauan Meranti Sulman.
Pada kesempatannya, Sulman menjelaskan bahwa Ibadah Haji merupakan suatu kewajban bagi umat Islam yang mampu melaksanakannya. Untuk dapat meraih gelar Haji Mabrur para jamaah harus dapat melaksanakan semua rangkaian rukun dan wajib haji, juga tentunya dengan melaksanakan berbagai persiapan.
"Sosialisasi atau pembekalan yang kita laksanakan saat ini, merupakan salah satu upaya untuk mempersiapkan Ibadah Haji yang sempurna atau untuk memperoleh gelar haji mabrur. Seperti lebih awal mempersiapkan kondisi fisik yang sehat", ungkap Sulman.
Sulman juga menjelaskan bahwa sosialisasi yang dilakukan lebih awal kepada calon jemaah adalah suatu upaya memaksimalkan pelayanan kepada jemaah haji.
Effendi selaku Kepala Seksi PHU menjelaskan bahwa pada kesempatan tersebut juga dihadirkan perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti Kholid yang akan menjelaskan tentang berbagai tips serta persiapan apa saja yang harus dilakukan oleh calon jemaah haji agar memiliki kondisi fisik yang sehat dan kuat dalam menghadapi ibadah haji mendatang. Selanjutnya, Kasi PHU juga menghadirkan Kepala Cabang Bank Syariah Indonesia (BSI) Selatpanjang Reza Rilwan yang akan menjelaskan sosialisasi tentang mekanisme, persyaratan pelunasan biaya haji reguler, serta konsekuensi yang mungkin terjadi apabila calon jamaah tidak melunasi biaya haji sesuai jadwal yang ditetapkan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk membantu calon jamaah haji memahami proses pelunasan biaya haji reguler dan mencegah terjadinya kesalahan atau kendala dalam proses pelunasan.
"Selain sosialisasi berkaitan tentang pentingnya kondisi fisik menghadapi Ibadah Haji, teknik pelunasan biaya haji juga merupakan hal krusial yang harus dibahas", jelas Effendi.
Menurut Effendi, dengan adanya kegiatan sosialisasi ini diharapkan calon jamaah haji dapat lebih siap dan memahami proses pelunasan biaya haji reguler dengan baik serta mempersiapkan diri sedini mungkin dengan melakukan pemeriksaan meminimalisir penyakit-penyakit yang memungkinkan terjadi.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menjalin silaturrahmi dengan calon jemaah haji Kepulauan Meranti. (In)