0 menit baca 0 %

Malam Penutupan MTQ ke-XXXIII Tingkat Kecamatan Keritang Tahun 2025 Berlangsung Khidmat

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) - Musabaqah Tilawatil Qur an (MTQ) ke-XXXIII Tingkat Kecamatan Keritang resmi ditutup pada Senin malam (25/8/2025). Penutupan kegiatan yang dipusatkan di Desa Teluk Kelasa ini ditandai dengan sambutan dan pengumuman juara umum oleh Camat Keritang, M.

Tembilahan (Kemenag) - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXIII Tingkat Kecamatan Keritang resmi ditutup pada Senin malam (25/8/2025). Penutupan kegiatan yang dipusatkan di Desa Teluk Kelasa ini ditandai dengan sambutan dan pengumuman juara umum oleh Camat Keritang, M. Daud.

Acara penutupan berlangsung meriah namun tetap khidmat. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Forkopimcam Keritang, di antaranya Camat, Kapolsek, dan Danramil. Turut hadir Sekcam Keritang, Muhammad Tamsir, Kepala KUA Kecamatan Keritang, H. Yusran Harianto, Ketua LPTQ Keritang, H. Zulhamdi, Ketua MUI Keritang, Ustadz Ahmad Syarkawi, serta tokoh agama, ormas, dan paguyuban dari berbagai desa di Kecamatan Keritang.

Dalam rangkaian acara, Kepala KUA Keritang, H. Yusran Harianto mendapat amanah untuk memimpin pembacaan doa penutup, yang berlangsung penuh kekhusyukan sebagai bentuk syukur atas terselenggaranya MTQ dengan lancar.

Momentum penutupan ini juga menjadi ajang pengumuman para pemenang. Kafilah Desa Seberang Pebenaan berhasil keluar sebagai Juara Umum MTQ ke-XXXIII Tingkat Kecamatan Keritang Tahun 2025, mengungguli desa-desa lainnya.

Camat Keritang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia, dewan hakim, para peserta, dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan MTQ ini. “Semoga nilai-nilai Al-Qur’an yang telah dikumandangkan dan diperlombakan tidak hanya berhenti di arena MTQ, tetapi benar-benar kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Camat.

Dengan berakhirnya MTQ ke-XXXIII ini, Kecamatan Keritang kembali menegaskan komitmennya dalam membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat, sekaligus mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia. (Ria)