Dumai (Kemenag) - Siswa/siswi
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Dumai mendapatkan prestasi cemelang di
ajang Olympiade Geografi Tingkat Nasional, yang diselenggarakan oleh Universitas
Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (SSK) Riau Tahun 2025. Berikut ini
adalah prestasi yang diraih siswa/siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota
Dumai.
Dalam ungkapannya Januarizal
selaku Kepala MAN 1 Kota Dumai, bersyukur dan mengucapkan Alhamdulillah,
beberapa prestasi yang telah diraih siswa/siswi MAN 1 Kota Dumai. Saya berpesan
agar siswa/siswi yang lain dapat mencontoh prestasi yang sudah diraih ini.
“Alhamdulillah, kita sudah
berhasil memenangkan beberapa prestasi diajang Olimpiade Tingkat Nasional yang
diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (SSK)
Riau. Saya ucapkan selamat kepada kalian semua dan terus asah kemampuan agar
semakin baik kedepannya,” harapnya.
Adapun siswa/siswi dari Tim Madrasah
Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Dumai, yaitu :
1. Abdul Afif Al- Wafiq
2. Qobusun Arrasya
3. Syilla Dwi Nanda, dan
Sedangkan Fahrizal sebagai Guru Pembimbing,
telah berhasil meraih prestasi membanggakan pada Olympiade Geografi Tingkat
Nasional di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (SSK) Riau Tahun
2025.
Selaku Guru Pembimbing, Fahrizal
juga turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih
serta rasa syukur kepada Tim Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Dumai yang
telah pulang dengan memberikan prestasi yang cemelang. Keberhasilan Tim Madrasah
Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Dumai diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi
siswa/siswi lain untuk berusaha lebih keras dan meraih prestasi di bidang yang
mereka minati.
Lomba yang berlangsung pada
tanggal 16 s.d 17 April 2025 ini, memberikan
Tim Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Dumai berhasil mendapatkan Juara 3
dengan urutan yakni :
Juara I . MAN I Pekanbaru
Juara II. MAN IC Siak
Juara III. MAN I Dumai
Kemenangan Tim dari Madrasah
Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Dumai dalam lomba juga dapat meningkatkan citra
positif sekolah/madrasah di mata masyarakat. (Ena/Arief)