0 menit baca 0 %

MAN 1 Kampar Laksanakan "Pesantren Ramadhan" Sebagai Wujud Implementasi SE Bersama Tiga Menteri

Ringkasan: Kampar ( kemenag )--Dalam rangka merealisasikan Surat Edaran (SE) Bersama Tiga Menteri Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pembelajaran selama Bulan Ramadan, MAN 1 Kampar telah merancang kegiatan keagamaan yang bertujuan mencetak generasi Islami yang Qur ani. Kegiatan ini diinisiasi oleh para guru agama dan...

Kampar ( kemenag )--Dalam rangka merealisasikan Surat Edaran (SE) Bersama Tiga Menteri Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pembelajaran selama Bulan Ramadan, MAN 1 Kampar telah merancang kegiatan keagamaan yang bertujuan mencetak generasi Islami yang Qur’ani. Kegiatan ini diinisiasi oleh para guru agama dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa dalam mendalami ilmu agama serta meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci Ramadan.

Kegiatan yang diberi nama Pesantren Ramadhan ini akan diselenggarakan dengan berbagai materi keagamaan, baik dalam bentuk ceramah agama maupun praktik ibadah. Materi yang disampaikan akan mengedepankan pemahaman tentang agama Islam yang lebih mendalam, dengan fokus pada pengamalan ajaran-ajaran Islam yang sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunnah.

Dalam Pesantren Ramadhan, para siswa akan diberikan pembekalan tentang pentingnya melaksanakan ibadah dengan benar, serta nilai-nilai moral yang terkandung dalam ajaran Islam, sehingga dapat membentuk karakter siswa yang agamis, berakhlak mulia, serta berguna bagi agama, nusa, dan bangsa. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya mendapatkan ilmu agama, tetapi juga dapat menjadi teladan bagi masyarakat di lingkungan sekitar, baik di dalam maupun di luar sekolah.

Kepala MAN 1 Kampar, H. Bustanuddin, M.Ag  menyampaikan, “Kami berharap melalui kegiatan Pesantren Ramadhan ini, siswa-siswi dapat memperdalam pengetahuan agama mereka dan lebih taat dalam menjalankan ibadah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk karakter generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan berlandaskan iman yang kuat.”

Kegiatan ini akan berlangsung selama bulan Ramadan dan diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkuat keimanan siswa, serta menjadi sarana pembelajaran yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga mengedepankan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan, generasi penerus ini dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dan bangsa, serta mampu berkontribusi positif dalam kehidupan sosial.

Selanjutnya Bustanuddin  mengajak seluruh  siswa dan keluarga besar madrasah untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, agar Ramadan kali ini menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas diri, baik dalam bidang keagamaan maupun sosial. Pungkas Bustanuddin ( Fatmi/Cicy/Ags )