Dumai (Kemenag) - Musyawarah Guru
Mata Pelajaran (MGMP) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Dumai untuk Semester
Ganjil Tahun Pelajaran (TP) 2025/2026 resmi dimulai pada Rabu, 13 Agustus 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah koordinasi, diskusi, dan peningkatan
profesionalisme guru di lingkungan MAN 1 Kota Dumai. Rabu, 13 Agustus 2025
pagi.
Pembukaan MGMP berlangsung di
ruang pertemuan madrasah dengan dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala MAN 1 Kota
Dumai Agustian, seluruh guru mata pelajaran, serta pengurus MGMP. Dalam
sambutannya, Plt. Kepala MAN 1 Kota Dumai menyampaikan bahwa MGMP memiliki
peran strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mengembangkan
kompetensi guru agar selaras dengan perkembangan kurikulum, teknologi, dan
kebutuhan peserta didik.
โMelalui MGMP, Guru dapat saling
bertukar pengalaman, merancang strategi pembelajaran yang inovatif, serta
memastikan proses belajar mengajar berjalan efektif dan menyenangkan. Harapan
kami, semester ini MGMP mampu melahirkan ide-ide segar demi kemajuan madrasah,โ
ujarnya.
Pada pertemuan awal ini,
masing-masing MGMP mata pelajaran membahas agenda semester, termasuk
perencanaan program, pembagian tugas, penyusunan perangkat pembelajaran, dan
evaluasi metode mengajar. Selain itu, dibahas pula pemanfaatan teknologi
pendidikan dan penguatan literasi digital untuk mendukung proses pembelajaran
di kelas.
Selanjutnya Ketua umum MGMP MAN 1
Kota Dumai Yayuk Wahyuningsih menegaskan โMGMP bukan hanya ajang berbagi
materi, tetapi juga forum untuk mencari solusi bersama demi peningkatan mutu
pendidikan di MAN 1 Kota Dumai,โ ujarnya.
Kegiatan MGMP semester ganjil ini
akan berlangsung secara terjadwal 2 minggu sekali setiap bulannya, dengan fokus
pembahasan pada penyusunan perangkat pembelajaran, pemanfaatan media digital
dalam proses mengajar, serta inovasi strategi pembelajaran berbasis proyek dan
literasi.
Dengan dimulainya MGMP Semester
Ganjil ini, diharapkan para Guru MAN 1 Kota Dumai semakin termotivasi untuk
meningkatkan kualitas diri, memberikan pelayanan pendidikan terbaik, dan
menciptakan suasana belajar yang kondusif serta berdaya saing tinggi, serta
seluruh guru dapat mengoptimalkan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran agar
lebih efektif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era
pendidikan abad 21. (Z/Wan/Arief)