Kuansing (Kemenag ) - Pada hari senin MAN 1 Kuansing menjadi tuan rumah untuk kegiatan penting yang melibatkan dua organisasi internasional, WWF (World Wide Fund for Nature) dan Save the Children, bersama dengan pengawas dan kepala sekolah SMP dari berbagai daerah di Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai perlindungan lingkungan dan pendidikan anak-anak di masa depan.
Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Kepala MAN 1 Kuansing H. Suhelmon yang menyatakan " kita tentu menyambut baik kolaborasi ini dan menekankan pentingnya kerjasama antara lembaga pendidikan, organisasi sosial, dan masyarakat dalam memajukan kualitas pendidikan dan keberlanjutan lingkungan," katanya.
Program Build and Empower Riau Community for Sustainable Agriculture and Impactful Actions Program on Education in Kuantan Singingi (Program BASAMO) merupakan kegiatan kolaborasi antara Yayasan WWF Indonesia dan Yayasan Save the Children Indonesia. Program BASAMO memiliki fokus pada isu keberlanjutan sumber daya alam dan pelestarian keanekaragaman hayati serta pemenuhan hak - hak anak dengan target wilayah adalah Kabupaten Kuantan Singingi.Â
Program ini dilaksanakan melalui pendekatan yang lebih holistik terhadap pertanian berkelanjutan yang menargetkan semua petani dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan bagi seluruh unsur pendidikan.Â
Program BASAMO akan melaksanakan Dialog Penguatan Budaya Riset dan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah yang sejalan dengan karakteristik pembelajaran pada Kurikulum Merdeka.
Suhelmon menyampaikan " tujuan dari kegiatan ini ialah menumbuhkan budaya riset di sekolah beserta penguatan literasi melalui perpustakaan," ungkapnya.
" Harapannya kegiatan ini dapat berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan kurikulum merdeka," tambahnya. ( LZ )Â