Rokan Hilir ( Kemenag) â Setelah kurang lebih tiga minggu melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Semester Genap, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Rokan Hilir menggelar kegiatan classmeeting yang berlangsung selama empat hari ke depan, classmeeting ini dilaksanakan sebagai ajang penyegaran sekaligus mempererat tali silaturahmi antar siswa menjelang pembagian rapor yang dijadwalkan pada 20 Juni 2025 mendatang.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala MAN 1 Rokan Hilir, Hj Maspura Senin pagi (16/06/2025) di Aula MAN 1 Rokan Hilir dengan suasana yang penuh semangat. Dalam pidatonya, Maspura memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan guru yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.Â
Acara pembukaan dipandu oleh MC Suci Rasti Amanda, siswi kelas XI.C dan ditutup dengan doa dipimpin oleh Hadid Al-Mulk dari kelas XI.A, yang memohonkan keberkahan dan kelancaran untuk seluruh rangkaian kegiatan. Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Desra Berliana menyampaikan pentingnya kegiatan classmeeting sebagai sarana pengembangan karakter siswa, mempererat kebersamaan, serta menjadi ruang positif untuk menyalurkan minat dan bakat.
"Pada hari pertama, lomba yang digelar adalah Simulasi Memandikan Jenazah, sebuah lomba yang tidak hanya bernilai kompetitif, tetapi juga edukatif dan religius. Sebagai bentuk pembelajaran praktik keagamaan, simulasi pertama dilakukan oleh para guru MAN 1 Rokan Hilir sebagai contoh atau pemandu. Setelah itu, lomba dilanjutkan dengan partisipasi dari seluruh siswa kelas X dan XI yang mewakili masing-masing kelas," ujarnya.Â
Lebih lanjut Desra menyampaikan, lomba ini dinilai langsung oleh dua orang juri, yaitu Ustaz Hadian dan Ustaz Nasuha, yang keduanya merupakan guru sekaligus ustaz di MAN 1 Rokan Hilir. Mereka menilai berdasarkan ketepatan tata cara, kekompakan tim, dan pemahaman siswa terhadap prosesi fardhu kifayah tersebut.
Kegiatan classmeeting ini dijadwalkan akan terus berlangsung selama empat hari dengan berbagai jenis lomba selain simulasi memandikan jenazah ada lomba debat, lomba fotografer dan volly ball baik yang bersifat keagamaan maupun olahraga, sebagai bentuk keseimbangan antara aspek spiritual dan jasmani. (Humas / Aminah)