Sungai Pakning (Kemenag) – MAN 2 Bengkalis
kembali menunjukkan kiprahnya dalam mendukung pengembangan potensi generasi
muda dengan menjadi tuan rumah kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) ke-XXXI
Himpunan Seni Silat Indonesia (HIMSSI) Perguruan Pencak Silat e-SA. Kegiatan
yang berlangsung dua hari dari tanggal 21 Juni s.d 22 Juni 2025 ini oleh Rajuli,
S.Ag dan diketuai oleh Fajar Azni Agus, S.Tr.T.
Sebanyak 137 peserta dari empat kecamatan yakni Bukit Batu,
Siak Kecil, Bandar Laksamana, dan Bengkalis ambil bagian dalam kegiatan ini.
Seluruh peserta menginap satu malam di lingkungan MAN 2 Bengkalis, menciptakan
suasana kekeluargaan dan kebersamaan antar pendekar muda dari berbagai daerah.
Ujian dimulai pukul 21.00 WIB malam dengan serangkaian materi
yang menguji ketangkasan, kedisiplinan, dan pemahaman terhadap seni bela diri
pencak silat. Salah satu momen istimewa dalam kegiatan ini adalah maraton malam
yang dilakukan oleh seluruh peserta, dengan rute dari MAN 2 Bengkalis menuju
Lapangan Tomong Sejangat di Jalan Ahmad Yani. Kegiatan ini menjadi simbol
ketangguhan dan semangat juang para peserta.
UKT ini juga menjadi ajang evaluasi dari hasil latihan selama
enam bulan terakhir di tempat latihan masing-masing. Seluruh rangkaian kegiatan
berjalan dengan lancar, penuh semangat, dan dalam suasana yang penuh
sportivitas.
Kepala MAN 2 Bengkalis, Ibu Siti Syarifah Lubis, S.Pd
menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. “Kami
sangat bersyukur dan merasa terhormat karena MAN 2 Bengkalis dipercaya menjadi
tuan rumah untuk kegiatan sebesar ini. Semoga kegiatan ini menjadi motivasi
bagi peserta didik kami dan masyarakat sekitar untuk lebih mencintai budaya dan
bela diri warisan bangsa,” ujar beliau.
Dengan suksesnya pelaksanaan UKT HIMSSI (e-SA) ke-XXXI ini,
MAN 2 Bengkalis membuktikan komitmennya dalam mendukung kegiatan positif dan
membina generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berprestasi.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang formal dalam
peningkatan tingkat peserta, namun juga menjadi sarana mempererat silaturahmi
antar anggota perguruan dari berbagai kecamatan. Para peserta terlihat antusias
mengikuti setiap tahapan ujian, meski harus melewati malam yang panjang dan
penuh tantangan. Tidak sedikit dari mereka yang mengungkapkan rasa bangga
karena bisa mengikuti UKT di lingkungan madrasah yang nyaman dan mendukung
seperti MAN 2 Bengkalis.
Selain itu, para panitia juga memberikan apresiasi atas
dukungan penuh yang diberikan oleh pihak madrasah, termasuk fasilitas yang
memadai dan sambutan hangat dari seluruh civitas akademika MAN 2 Bengkalis. Hal
ini menunjukkan bahwa sinergi antara lembaga pendidikan dan komunitas seni bela
diri dapat menciptakan kegiatan yang positif dan berdampak luas bagi pembinaan
karakter generasi muda.
Dengan berakhirnya UKT ini, diharapkan seluruh peserta mampu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan, sportivitas, dan tanggung jawab yang telah ditanamkan selama proses latihan dan ujian. Perguruan HIMSSI (e-SA) pun menyampaikan harapan agar ke depan akan lebih banyak kegiatan serupa yang dapat melibatkan generasi muda dalam pelestarian seni bela diri tradisional Indonesia.