0 menit baca 0 %

MAN 2 Kampar, Adalah Destinasi Selanjutnya Bimtek E-Kinerja

Ringkasan: Kampar (Kemenag) - E-Kinerja adalah sistem berbasis teknologi yang dirancang untuk memantau, mengevaluasi, dan meningkatkan kinerja ASN termasuk guru dan tenaga kependidikan. Sistem ini memungkinkan pimpinan madrasah untuk memonitor tugas dan aktivitas sehari-hari para pendidik dengan lebih efisien,...

Kampar (Kemenag) - E-Kinerja adalah sistem berbasis teknologi yang dirancang untuk memantau, mengevaluasi, dan meningkatkan kinerja ASN termasuk guru dan tenaga kependidikan. Sistem ini memungkinkan pimpinan madrasah untuk memonitor tugas dan aktivitas sehari-hari para pendidik dengan lebih efisien, transparan, dan akurat. Dengan adanya E-Kinerja, setiap data terkait aktivitas guru seperti pengajaran, bimbingan, penelitian, hingga kegiatan ekstrakurikuler dapat tercatat dengan baik dan mudah diakses oleh pihak yang berkepentingan.

Merupakan hari ke 5 dari seluruh rangkaian perjalanan Tim Kepegawaian Kemenag Kampar untuk melakukan bimtek E-Kinerja di madrasah-madrasah. Ialah MAN 2 Kampar gilirannya yakni pada Selasa (14/1/2025). Diikuti oleh lebih kurang 32 guru dan ASN lainnya, Kepala MAN 2 Kampar Leni Kusmiati mengapresiasi kegiatan ini.

“Melalui Bimtek ini, kami berharap para peserta dapat memanfaatkan E-Kinerja untuk mendokumentasikan semua aktivitas mereka. Sistem ini dirancang untuk mempermudah pengelolaan kinerja dan memaksimalkan potensi setiap pendidik,” jelas Leni.

Selain itu, sistem E-Kinerja juga memberikan kemudahan dalam melakukan evaluasi dan analisis kinerja secara objektif. Ini akan membantu manajemen madrasah dalam merencanakan pengembangan profesionalisme para guru dan tenaga kependidikan serta merencanakan kebijakan yang lebih tepat dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Apri Maryu Heri selaku Tim Kepegawaian Kemenag Kampar yang juga sekaligus sebagai narasumber bimtek E-Kinerja sangat berharap untuk output dari bimtek ini akan menaikkan semangat pengisian E-Kinerja para guru serta meminimalisir keterlambatan-keterlambatan pengisiannya.

“Karena jika ada 1 saja ASN di Kemenag Kampar yang tidak menyelesaikan E-Kinerjanya, maka E-Kinerja untuk pimpinannya juga tidak akan selesai. Dan mirisnya hal itu akan berjenjang terdeteksi tidak selesai E-Kinerjanya hingga ke Kepala Kantor Kemenag Kampar,” tutup Apri.

(Cicy/Fatmi/Agus)