Meranti(Kemenag)- Suara sholawat menggema syahdu di Aula MAN 2 Kepulauan Meranti pada Jum’at, 24 Oktober 2025. Dalam suasana penuh keberkahan, keluarga besar MAN 2 Kepulauan Meranti bersama Ikatan Remaja Hadrah dan Sholawat (IRHASH) menggelar kegiatan bertajuk “MAN 2 Kepulauan Meranti Bershalawat Bersama IRHAS” dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025.
Kegiatan yang dilaksanakan padaJum’at malam Sabtu tersebut bertujuan menggemakan sholawat di lingkungan madrasah ini menjadi momentum penting dalam menanamkan kecintaan santri, seluruh siswa-siswa madrasah, serta para pecinta sholawat kepada Rasulullah S.A.W.. Gemuruh lantunan Simthud Duror yang dibawakan oleh para hadroh dari Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir mengguncang hati para jamaah yang hadir. Seluruh kelompok hadroh di bawah naungan organisasi IRHAS tampil dengan semangat dan kekompakan yang luar biasa, memperlihatkan wajah Islam yang damai, indah, dan penuh cinta kepada Nabi Muhammad S.A.W..
Acara dibuka dengan pembacaan iftitah oleh Sekretaris MUI Kepulauan Meranti, Muhammad Taufik. Dengan suara yang lantang namun lembut, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menghadirkan niat yang tulus dalam bershalawat sebagai wujud cinta sejati kepada Rasulullah.
Selanjutnya, pembacaan Simthud Duror dipimpin oleh Ketua IRHAS, Kyai Abdul Rauf. Alunan sholawat yang ia pimpin membuat seluruh hadirin larut dalam suasana haru dan kekhusyukan. Dalam dentuman kompang dan suara merdu hadroh, aula madrasah seolah berubah menjadi taman surga yang penuh dengan pujian kepada Allah dan Rasul-Nya.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 2 Kepulauan Meranti, Syar’an Susilo, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas terselenggaranya acara ini. “Ini menjadi berkah tersendiri dan sangat istimewa,” ujarnya dengan penuh rasa haru. Ia menambahkan, “Melalui majelis ini kami juga mohon doa atas nama madrasah, semoga seluruh siswa dan guru mendapatkan keberkahan dari sholawat, dan semuanya semakin cinta kepada Baginda Nabi Muhammad S.A.W..”
Kegiatan berlanjut dengan tausiyah penuh makna oleh Kyai Mungidan M.Sy. Alhafidz. Dengan tutur kata yang lembut dan menyentuh, beliau mengajak seluruh peserta memahami makna syahadat serta tata cara bersholawat yang benar. Di sela-sela tausiyah, lantunan hadroh kembali mengiringi pesan-pesan rohani yang meneduhkan hati. Kehadiran beliau memberikan kesejukan batin dan memperkuat semangat para santri, seluruh siswa-siswa madrasah, dan pecinta sholawat untuk menjadikan sholawat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Menjelang penutupan, Ketua MUI Kecamatan Rangsang Barat, H. Dahroji, memimpin doa penutup. Suara doanya yang khidmat menggema di seluruh ruangan, memohon kepada Allah agar kegiatan ini membawa keberkahan dan menjadi langkah awal dalam membangkitkan kembali semangat sholawat di kalangan pelajar. Doa beliau meneteskan air mata banyak peserta yang terhanyut oleh suasana spiritual yang mendalam.
Meski acara berlangsung setelah hujan deras mengguyur wilayah madrasah, semangat para peserta tidak surut sedikit pun. Jamaah tetap antusias bershalawat bersama hingga akhir acara. Lantunan hadroh terus menggema, menandakan semangat cinta Rasul yang tidak akan padam.
Salah seorang peserta, Dimas Syahputra —siswa kelas XII MAN 2 Kepulauan Meranti— menyampaikan rasa bahagianya. “Kenapa dari dulu tidak pernah ada acara seperti ini di sini? Kami sangat bahagia bisa bershalawat bersama, apalagi bersama jamaah hadroh dari berbagai tempat. Suasananya luar biasa, membuat hati tenang dan semangat kembali,” ungkapnya dengan mata berbinar.
Kegiatan Bershalawat Bersama IRHAS ini bukan hanya menjadi peringatan Hari Santri Nasional, tetapi juga sarana membangun karakter religius dan menumbuhkan kecintaan terhadap Rasulullah S.A.W. di kalangan santri, seluruh siswa madrasah, serta para pecinta sholawat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi tradisi mulia yang terus dilestarikan oleh madrasah.
“Mari bersama kita terus menjaga semangat bershalawat, memperkuat iman, dan menanamkan cinta Rasul dalam kehidupan sehari-hari. Karena dari sholawatlah lahir ketenangan jiwa, kedamaian hati, dan kekuatan untuk menjalani kehidupan dengan penuh berkah," ujar Ustadz Safrudin, salah satu pembina dari sekian banyak Grup Hadroh yang hadir.
MAN 2 Kepulauan Meranti dalam berbagai kesempatan selalu mengajak seluruhsiswa-siswa madrasah, dan pecinta sholawat di mana pun berada untuk menjadikan sholawat sebagai nafas keseharian. “Mari kita rawat jamaah sholawat, kita gemakan cinta Rasul di setiap langkah, agar madrasah dan negeri ini selalu dilimpahi rahmat Allah SW.T.” ujar Mudasir, Kordinator Rumpun Keislaman MAN 2 Kepulauan Meranti yang ditemui Usai acara. (HMS-DR)