MAN 2 Model Pekanbaru Kembali Mengukir Prestasi
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas) - Pada Upacara Hari Senin (28/03), Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs. H. Asyari Nur, SH, MM, kembali mengumumkan prestasi MAN 2 Model Pekanbaru yang baru saja diukir oleh salah satu siswa MAN 2 Model yaitu keberhasilan siswa tersebut mendapatkan Juara I Olimpiade MIPA E...
Pekanbaru (Humas) - Pada Upacara Hari Senin (28/03), Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Drs. H. Asyari Nur, SH, MM, kembali mengumumkan prestasi MAN 2 Model Pekanbaru yang baru saja diukir oleh salah satu siswa MAN 2 Model yaitu keberhasilan siswa tersebut mendapatkan Juara I Olimpiade MIPA Ekspo se Provinsi Riau yang diselenggarakan oleh Fakultas MIPA Universitas Riau.
"Suatu Kebanggan buat kita semua bahwa salah satu dari anak didik kita telah mampu mengukir prestasi yang membanggakan bagi instansi kita ini, yaitu Juara I dalam Olimpiade MIPA Ekspo se Provinsi Riau, mudah-mudahan prestasi ini bisa melambung dalam jajaran prestasi nasional bahkan internasional. Saya ucapkan Selamat kepada Ahmad Zaki Ansori sebagai siswa yang sudah mencapai prestasi tersebut," ucap Kakanwil dalam pengarahannya.
Pada kesempatan itu juga, Kakanwil langsung memberikan selamat dan mengalungkan medali kejuaran dan memberikan Piala Bergilir kepada siswa tersebut serta Kakanwil juga memberikan ucapan Selamat kepada Kepala MAN 2 Model Pekanbaru berupa sebuah pigura lengkap dengan kumpulan foto-foto Kakanwil dengan Kepala MAN 2 Model Pekanbaru.
Siswa yang berhasil menjuarai Olimpiade MIPA Ekspo se Provinsi Riau tersebut bernama Ahmad Zaki Ansori dan saat ini menduduki kelas XI. Sebelum menghadapi Olimpiade ini secara bertahap guru pembimbing memberikan pembinaan dengan berlatih mengerjakan soal-soal matematika secara intens agar siswa tersebut terlatih mengerjakan soal-soal sulit.
"Pada saat perlombaan, saya harus menghadapi siswa lain yang berasal dari sekolah-sekolah ternama yaitu SMAN Plus, SMAN 8 Pekanbaru, SMAN 1 Pekanbaru, dan lainnya. Tetapi saya tetap berusaha maksimal agar saya tidak mengecewakan guru-guru yang sudah membimbing saya selama ini dan terakhir saya berdoa untuk usaha saya ini. Alhamdulillah hasilnya tidak mengecewakan bahkan membanggakan buat diri saya sendiri dan pihak yang sangat mendukung prestasi saya ini," kenang Ahmad.
Hal ini menandakan bawah pendidikan madrasah tidak hanya terfokus terhadap pendidikan agama akan tetapi pada pendidikan ilmu pengetahuan lainnya juga dapat dikembangkan dengan baik dan agama adalah dasar untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi harus diiringi dengan penguatan Iman dan Takwa agar semua yang dilakukan tetap diridoi oleh ALLAH SWT. (nvm)