Kampar ( Kemenag )---Dalam rangka memantapkan kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berbasis komputer, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kampar menggelar kegiatan Gladi Bersih TKA Tahun 2025 pada Senin–Selasa, 27–28 Oktober 2025. Sebanyak 173 siswa antusias mengikuti kegiatan yang dipusatkan di ruang labor komputer MAN 3 Kampar.
Kegiatan gladi bersih ini merupakan tahap simulasi penting sebelum pelaksanaan ujian sesungguhnya. Para peserta dibagi ke dalam tiga sesi ujian, dengan waktu pengerjaan 150 menit per sesi. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat mengenal sistem, menyesuaikan diri dengan perangkat, serta melatih strategi menjawab soal berbasis digital.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Rahmi Nispariah, S.Ag., menjelaskan bahwa gladi bersih dirancang untuk menguatkan kesiapan siswa dari berbagai aspek.
“Gladi bersih ini bukan hanya uji coba teknis, tetapi juga latihan mental dan akademik. Siswa bisa belajar beradaptasi dengan sistem CBT dan mengantisipasi kendala yang mungkin muncul saat ujian resmi nanti,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rahmi menyampaikan bahwa soal TKA menggunakan standar PISA (Programme for International Student Assessment) yang berbasis teks dan analisis berpikir tingkat tinggi.
“Format soal mencakup pilihan ganda kompleks dan majemuk. Dengan simulasi ini, siswa bisa memahami karakter soal dan mengatur waktu pengerjaan dengan lebih efektif,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala MAN 3 Kampar, H. Sasra Putra, M.A., menegaskan bahwa gladi bersih menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam menjaga mutu pelaksanaan ujian berbasis digital.
“Kegiatan ini memastikan kesiapan seluruh perangkat, jaringan, dan sumber daya agar pelaksanaan TKA berjalan lancar dan adil bagi semua peserta,” tegasnya.
Pelaksanaan Gladi Bersih TKA di MAN 3 Kampar tidak hanya menjadi sarana persiapan teknis, tetapi juga wujud keseriusan madrasah dalam mencetak peserta didik yang siap menghadapi tantangan akademik di era digital.
Dengan kesiapan yang matang, MAN 3 Kampar terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu, transparan, dan berorientasi pada peningkatan prestasi siswa.
( Fatmi )