0 menit baca 0 %

MAN 4 Kampar Dorong Budaya Literasi, 14 Siswa Ikuti Pembekalan Resensi Buku Tingkat Kabupaten

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )---Komitmen MAN 4 Kampar Plus Keterampilan dalam membudayakan literasi kembali terbukti. Sebanyak 14 siswa madrasah tersebut terpilih mengikuti Pembekalan Lomba Resensi Buku tingkat kabupaten yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Kampar, Rabu, 30 Juli 2...

Kampar ( Kemenag )---Komitmen MAN 4 Kampar Plus Keterampilan dalam membudayakan literasi kembali terbukti. Sebanyak 14 siswa madrasah tersebut terpilih mengikuti Pembekalan Lomba Resensi Buku tingkat kabupaten yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Kampar, Rabu, 30 Juli 2025 di Aula DPK Kampar, Bangkinang Kota.

Kegiatan ini merupakan tahapan lanjutan dari seleksi lomba resensi buku berbasis koleksi perpustakaan, yang ditujukan bagi pelajar tingkat SLTA/MA se-Kabupaten Kampar. Para peserta mendapatkan pelatihan teknis dalam menulis resensi yang baik, mulai dari membaca secara kritis, menyusun alur logis, hingga menyampaikan opini yang tajam dan bernas.

Dalam kegiatan ini, MAN 4 Kampar mencatatkan diri sebagai salah satu madrasah dengan jumlah peserta terbanyak. Adapun nama-nama peserta adalah:

Muhammad Sahidil Fitra Siswanto, Rifka Aulia Rahmadani, Kharisma, Silvi Latifah, Maizahra Putri, Khalisah Salsabila, Rahmi Juliana, Syafira Suci Rahmadani, Aufa Zahratussita, Sholehman, Shoffya Jelita, Arga Ruslianda, Fitri Kamila, dan Windi Aulia Habibah.

Mereka didampingi oleh dua guru pendamping, Aytin Sapriati, S.Pd. dan Pratiwi Istiwigati, S.Pd., M.T.

Guru Bahasa Indonesia, Aytin Sapriati, menyampaikan bahwa keikutsertaan para siswa bukan semata-mata untuk meraih juara, tetapi untuk menanamkan kebiasaan berpikir kritis dan mencintai proses literasi.

“Mereka datang dengan semangat luar biasa. Ini bukan hanya ajang lomba, tapi juga pendidikan karakter—menulis, berpikir kritis, dan menyampaikan ide secara tertata,” ungkapnya.

Semangat tersebut juga dirasakan langsung oleh peserta. Rifka Aulia Rahmadani, salah satu peserta, menyatakan bahwa kegiatan ini memberinya banyak wawasan baru.

 “Senang dan bangga bisa belajar menulis resensi secara lebih terarah. Harapannya bisa lanjut ke tahap final dan membawa nama madrasah,” ujarnya.

Kepala MAN 4 Kampar Plus Keterampilan, Arjuniwati, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi penuh terhadap pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa literasi menjadi bagian penting dalam strategi pendidikan madrasah yang tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga pembangunan karakter.

“Budaya membaca dan menulis menjadi ruh penting dalam membentuk generasi cerdas dan berakhlak. Inilah semangat Madrasah Rasa Pesantren yang terus kami bangun—unggul, ramah, dan terintegrasi dalam setiap aspek pembelajaran,” ujar Arjuniwati.

Setelah pembekalan ini, para peserta akan menyusun karya resensi yang akan dikirimkan untuk proses penilaian. Madrasah juga menyiapkan program pembinaan lanjutan agar siswa dapat tampil maksimal di tahap berikutnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana MAN 4 Kampar menanamkan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari siswa. Di tengah gempuran era digital, semangat membaca dan menulis tetap dijaga agar siswa tidak hanya menjadi pengguna informasi, tetapi juga pencipta pengetahuan. (fatmi/kj-humasman4kampar)