0 menit baca 0 %

MAN 4 Kampar Dorong Siswa Go International, Ikuti Sosialisasi Program Mentoring Prancis MMF 2026

Ringkasan: Kampar  ( Kemenag )---MAN 4 Kampar Plus Keterampilan kembali menunjukkan komitmennya dalam membuka peluang pendidikan global bagi peserta didik. Hal tersebut terlihat dari keikutsertaan madrasah dalam Sosialisasi Program Mentoring Bahasa Prancis dan Pendidikan Lanjutan Mentor Me to France (MMF) 202...

Kampar  ( Kemenag )---MAN 4 Kampar Plus Keterampilan kembali menunjukkan komitmennya dalam membuka peluang pendidikan global bagi peserta didik. Hal tersebut terlihat dari keikutsertaan madrasah dalam Sosialisasi Program Mentoring Bahasa Prancis dan Pendidikan Lanjutan “Mentor Me to France (MMF) 2026)”, yang digelar Yayasan Jayama Mentoring Internasional (JMI) bekerja sama dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Selasa (18/11/2025) di Aula Kanwil Kemenag Riau, Pekanbaru.

Kegiatan ini memaparkan secara langsung jalur persiapan studi ke Prancis melalui mentoring bahasa Prancis dari level A1–A2, penguatan DELF B1 saat offline class di Rouen (Normandy), hingga persiapan DELF B2, university application, serta peluang beasiswa S1/S2 pada berbagai universitas di Prancis

MAN 4 Kampar mengirimkan empat siswa terpilih, yaitu: Muhammad Sahidil Fitra S., Ezi Kurniawan, Solehman, Mahadir Muhammad

Kegiatan ini juga didampingi dua guru pembimbing: Fitria Ariyanti, S.Pd., Pratiwi Istiwigati, S.Pd., M.T.

Seluruh peserta mendapatkan penjelasan komprehensif mengenai sistem pembelajaran mandiri, pola mentoring JMI, mekanisme keberangkatan, cultural visit, serta proses pendampingan akademik menuju studi lanjut di Prancis.

Program untuk Cetak Generasi Madrasah Berdaya Saing Global

Program Mentor Me to France (MMF) merupakan jalur persiapan studi luar negeri yang dirancang JMI bersama sekolah bahasa resmi di Rouen, Normandy. Melalui program ini, siswa madrasah mendapatkan kesempatan untuk: belajar bahasa Prancis level A1–B2 secara daring dan luring, mengikuti offline training dan cultural visit langsung ke Prancis, memperoleh mentoring intensif dalam university application, mendapatkan peluang beasiswa S1/S2 di berbagai universitas Prancis.

Program ini menjadi salah satu terobosan bagi madrasah dalam memperkenalkan dunia internasional kepada para siswa, sekaligus meningkatkan kompetensi bahasa asing, kemampuan adaptasi global, dan keberanian bersaing di tingkat dunia

Kepala MAN 4 Kampar Plus Keterampilan, Arjuniwati, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi penuh atas keterlibatan siswa dalam program internasional tersebut.

“MAN 4 Kampar harus hadir dalam peluang global seperti MMF. Kami ingin anak-anak madrasah berani bermimpi besar dan bersiap menjadi generasi berdaya saing internasional. Kesempatan belajar di Prancis bukan hal yang mustahil, asalkan siswa tekun dan disiplin,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa MAN 4 Kampar akan terus membuka ruang kolaborasi yang mampu memperkaya wawasan internasional peserta didik.

Guru pendamping, Fitria Ariyanti, S.Pd., menyebut bahwa materi sosialisasi sangat membantu membuka wawasan siswa.

 “Materinya sistematis dan mudah dipahami. Anak-anak madrasah memiliki peluang yang sama untuk kuliah di luar negeri, tinggal kemauan dan usaha,” ungkapnya.

Sementara itu, Pratiwi Istiwigati, S.Pd., M.T., menilai kegiatan ini memberi motivasi baru.

“Kami melihat antusiasme tinggi dari siswa. Ke depan, kami siap mendampingi mereka yang ingin menempuh jalur pendidikan internasional seperti MMF,” tuturnya.

Salah satu peserta, Mahadir Muhammad, mengaku mendapatkan pengalaman berharga.

 “Sosialisasi ini membuka wawasan saya tentang bahasa Prancis dan peluang studi di luar negeri. Saya jadi lebih termotivasi untuk ikut MMF dan mengejar beasiswa ke Prancis,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, MAN 4 Kampar menegaskan keseriusannya dalam menyiapkan peserta didik memasuki panggung pendidikan global. Program MMF diharapkan menjadi jembatan bagi siswa madrasah menuju pengalaman internasional dan masa depan akademik hingga Eropa.

MAN 4 Kampar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta memperluas jaringan kerja sama, baik di tingkat nasional maupun internasional.

(kj/fatmi)