Kampa ( Kemenag )--- Suasana pagi di MAN 4 Kampar Plus Keterampilan terasa berbeda pada Senin (1/9/2025). Biasanya, lapangan utama dipenuhi peserta didik yang bersiap mengikuti upacara bendera. Namun kali ini, suasana berubah menjadi hening dan khusyuk saat ratusan siswa bersama guru dan tenaga kependidikan larut dalam lantunan doa istighosah.
Kegiatan istighosah ini digelar menyikapi perkembangan situasi nasional, di mana aksi demonstrasi mahasiswa berlangsung di berbagai daerah. Atas arahan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, H. Fuadi Ahmad, S.H., M.A.B, MAN 4 Kampar mengutamakan doa bersama demi keselamatan bangsa, menggantikan rutinitas upacara bendera.
Dalam kesempatan itu, Kepala MAN 4 Kampar Plus Keterampilan, Arjuniwati, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa doa bersama bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kepedulian madrasah terhadap kondisi bangsa. “Kami ingin mengajarkan kepada siswa bahwa kedamaian lahir dari hati yang ikhlas dan doa yang tulus. Semoga Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah, terjaga persatuan dan kedamaiannya,” tuturnya.
Tidak hanya itu, pihak madrasah juga memberi pesan khusus kepada peserta didik agar tetap fokus menimba ilmu dan tidak terpengaruh isu-isu yang dapat memecah belah. Para guru pun dihimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan mengedepankan konten yang menyejukkan, bukan yang menimbulkan keresahan.
Lantunan doa yang dipanjatkan bersama menciptakan suasana haru sekaligus menumbuhkan rasa persaudaraan di antara seluruh warga madrasah. Dari lapangan MAN 4 Kampar, mengalir doa tulus untuk bangsa: agar Indonesia tetap aman, damai, dan terhindar dari perpecahan.
Dengan semangat kebersamaan ini, MAN 4 Kampar Plus Keterampilan berharap madrasah bisa menjadi teladan bagi peserta didik dalam mencintai tanah air, menjaga kerukunan, dan berkontribusi positif bagi bangsa di tengah dinamika yang sedang terjadi.
(kj/fatmi)