0 menit baca 0 %

MAN SAKTI Gelar Pelatihan AKM se Meranti.

Ringkasan: MAN 1 Meranti (Inmas) - Salah satu prioritas rencana strategis kementerian agama melalui Direktorat Jenderal pendidikan Islam dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam adalah peningkatan mutu pembelajaran melalui peningkatan mutu guru kepala madrasah dan tenaga kependidikan di Madrasah.

MAN 1 Meranti (Inmas) - Salah satu prioritas rencana strategis kementerian agama melalui Direktorat Jenderal pendidikan Islam dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam adalah peningkatan mutu pembelajaran melalui peningkatan mutu guru kepala madrasah dan tenaga kependidikan di Madrasah. Hal ini dilakukan melalui skema Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) yang dilakukan melalui kegiatan MGMP, KKG MGMP, KKM dan pokjawas.

Terkait hal itu,MAN 1 Kepulauan MERANTI bersama Bidang Penmad Kanwil Kemenag Provinsi Riau, gelar pelatihan persiapan Assesmen Kompetensi Minimum (AKM),(27-28/1). bertempat di Aula MAN 1 Kepulauan Meranti.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kasi Tendik Kanwil Kemenag Provinsi Riau DR.Ilyas, di dampingi Staff Penmad Pranata Komputer Temmy Maralilla dan  penganalisis Keuangan H.Syaifudin Anshori, dan para Peserta Pelatihan AKM se Meranti.

Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) merupakan pengganti UN yang dilaksanakan tahun 2021ini, Pelatihan persiapan AKM tersebut dihadiri oleh seluruh guru MAN 1 Kepulauan Meranti dan kepala madrasah serta operator madrasah se MERANTI.

Menurut Nelli Murni.S.Si selaku ketua panitia, menyatakan bahwa kegiatan ini sebagai bagian dari ikhtiar guna mensukseskan AKM bagi siswa dan guru.

"Narasumber yang diundang berasal dari unsur Kementerian Agama Provinsi Riau. Harapannya peserta bisa mendapat gambaran yang jelas mengenai AKM ," kata Nelli yang juga sebagai wakamad kurikulum.

Acara dibuka oleh Kamad MAN 1 Kepulauan Meranti Desisraheti.S.Pd., Dalam sambutannya Desisraheti  menyampaikan bahwa guru harus memiliki dua keberanian.

"Menyampaikan pendapat dan menyampaikan materi adalah dua keberanian yang mutlak harus dimiliki oleh guru. Karenanya guru dituntut terus meningkatkan kompetensinya, salah satunya melalui pelatihan AKM". Kata Desisraheti.

Diakhir sambutannya, Desisraheti berharap para peserta pelatihan AKM dapat mengikuti dengan baik dan jangan malu bertanya, agar setelah kegiatan ini dapat ilmu-ilmu baru untuk diaplikasikan di madrasah masing-masing kedepannya.(Rg/Tim Inmas)