Siak (Inmas) - Kementerian Agama melalui Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama telah mengumumkan pemenang lomba Video Layanan KUA pada Masa Pandemi Covid-19, di Jakarta, pada hari Selasa (27/10) lalu. Dikutip dari laman resmi kemenag.go.id, Menteri Agama Fachrul Razi mengapresiasi lomba yang baru pertama kali dilaksanakan ini. "Saya mengapresiasi kegiatan ini yang telah menggunakan pendekatan milenial dalam mengenalkan layanan KUA kepada masyarakat," ungkap Menag saat menghadiri penganugerahan juara lomba tersebut.
Dari 5 kategori yang dilombakan, KUA Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak berhasil mendominasi juara terbaik dan juga juara favorit. Adapun daftar pemenang lomba video KUA yang didominasi oleh KUA Kecamatan Bungaraya adalah; Juara II, video berjudul “Akhirnya ke KUA Juga”, KUA Bungaraya dengan nama peserta Zul Azmi, S.HI. Juara Favorit I video berjudul “Akhirnya ke KUA Juga” dengan jumlah viewer 13.839. Juara Favorit III Kategori JFU atas nama Kudus dengan jumlah viewer 1.607.
Pelaksanaan lomba tersebut berjalan selama kurang lebih empat bulan, mulai bulan Juli hingga Oktober 2020. Proses diawali dengan penyusunan petunjuk teknis hingga penganugerahan hari ini. Seperti disampaikan Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan lomba ini dilakukan dengan dua tujuan. Pertama, memotivasi kinerja seluruh jajaran KUA baik PNS atau pegawai honorer dan kedua, memberikan informasi yang aktual kepada masyarakat tentang layanan KUA pada situasi pandemi covid-19. “Lomba Video dengan tema layanan KUA ini baru pertama kali diselenggarakan dan Alhamdulillah antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ini menandakan bahwa keberadaan Kantor Urusan Agama memiliki makna khusus di kalangan masyarakat,” kata Kamaruddin.
Lomba video ini melibatkan berbagai pihak. Mulai dari unsur Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Sutradara Film, Sinematografer serta para pakar dibidang kebijakan Kebimasislaman. Lomba Video KUA Fest diikuti 857 peserta, terbagi dalam tiga kategori. Yaitu, 402 video untuk kategori KUA, 339 video untuk kategori masyarakat umum, dan 116 video kategori jurnalis. (Hd)