0 menit baca 0 %

Mantapkan Persiapan Armuzna, Ka. Kanwil Kemenag Riau Ingatkan Jemaah BTH - 08

Ringkasan: Makkah (Kemenag) --- Tidak mengenal lelah dan ingin memberikan pelayanan terbaiknya kepada jemaah haji Provinsi Riau, Kepala Kantor Wilayah Kementeriam Agama Provinsi Riau H. Muliardi kembali menjambangi pemondokan Jemaah Riau.  Ka. Kanwil yang tergabung dalam Tim Monitoring evaluasi Pentelenggaran...

Makkah (Kemenag) --- Tidak mengenal lelah dan ingin memberikan pelayanan terbaiknya kepada jemaah haji Provinsi Riau, Kepala Kantor Wilayah Kementeriam Agama Provinsi Riau H. Muliardi kembali menjambangi pemondokan Jemaah Riau.  Ka. Kanwil yang tergabung dalam Tim Monitoring evaluasi Pentelenggaran Ibadah Haji Kementerian Agama Tahun 1446 H/2025 M hadir di Mushalla Hotel 106, Kamis (29/5/25) bakda ashar. 

"Hari ini Pak Ka. Kanwil selaku Tim Monev Haji Kemenag RI datang di Kloter BTH 08 dalam rangka pemantapam manasik haji dan persiapan Armuzna. Ka. Kanwil menyampaikan pesan - pesan persiapan untuk Armuzna dan hal - hal yang perlu dan tidak perlu dilakukan selama proses Armuzna". Tutur Deni Jaya Saputra Ketua Kloter BTH 08.

Menurut Deni Ka. Kanwil selalu mengingatkan kepada jemaah memanfaat waktu semaksimal mungkin untuk berdo'a di Arafah. 

"Di samping berdo'a untuk diri sendiri, keluarga, dan memanjatkan do'a untuk orang-orang minta pesan dido'akan, jemaah juga diminta untuk saling mendo'akan".

lebih lanjut Muliardi mengatakan jemaah haji untuk menurangi bepergian keluar hotel untuk melaksanakan umrah sunnah, terlebih waktu wukuf sudah dekat.

" Menjelang puncak haji di armuzna, dan persiapannya H - 3 jemaah haji hendaknya mengurangi bepergian keluar hotal, tidak melakukan umrah sunnah, tidak melakukan ziarah baik di kota makkah, apalagi keluar kota makkah, menjaga asupan makan dam minum yang cukup. Memperbanyak amal ibadah di mushalla atau mesjid hotel, seperti membaca Al Quran, shalat sunnah, zikir dan lainnya serta membaca buku manasik terkait keutaman ibadah di Armuzna"  Tutur Muliardi. 

Muliardi juga mengingatkan jemaah selama pelaksanaan puncak haji, jemaah dilarang keluar tenda, jika berada di luar hendaknya memakai alas kaki disebabkan kondisi cuaca yang cukup eksterim.

"Diperkirakan cuaca saat diarafah cukup ekstrim himgga 50 derajat, jemaah selama di arafah  tidak berada diluar tenda, tetap menggunakan alat pelindung diri, membawa bekal air minim  dan jangan tunggu haus baru minum, minumlah sesering mungkin agar tidak dehidrasi". 

Sementara itu untuk pembagian kartu nusuk dan gelang armuzna, menurut ketua kloter BTH 08 telah didistribusikan kepada jemaah. 

"Jika ada yang belum mendapatkan kita akan coba daftarkan secara online"