Kampar ( Kemenag )-- Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama, Dr. Husaini, M.Pd., dalam apel pagi yang berlangsung di ruang terbuka Kantor Kementerian Agama Ka. Kampar, Rabu, 25 Juni 2025
Dalam arahannya, beliau menyampaikan ajakan kepada seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas kerja dengan landasan nilai-nilai spiritual dan etika.
"Marilah kita bekerja untuk lebih baik, lebih ikhlas, dan lebih bertanggung jawab. Kita kedepankan semangat takhalli, yakni melepaskan sifat-sifat tercela seperti iri, dengki, dan malas, dan menggantinya dengan sifat-sifat terpuji seperti jujur, disiplin, dan amanah," tegasnya.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya sikap hormat dan penempatan yang proporsional terhadap pimpinan. "Menempatkan seseorang pada posisinya, terutama pimpinan, merupakan bagian dari adab dan integritas kita sebagai aparatur," ungkapnya di hadapan para peserta apel.
Dalam perspektif tasawuf (mistisisme Islam), takhalli, tahalli, dan tajalli adalah tiga tahapan penting dalam proses penyucian jiwa dan pendekatan diri kepada Allah SWT:
Takhalli adalah proses membersihkan diri dari sifat-sifat tercela atau penyakit hati seperti sombong, iri, riya, dan malas.
Tahalli adalah tahap berikutnya, yaitu menghiasi diri dengan sifat-sifat terpuji seperti sabar, jujur, tawakal, dan ikhlas.
Tajalli adalah puncak dari dua proses tersebut, yaitu penyingkapan atau penyaksian kebenaran Ilahi, di mana cahaya Allah masuk dan menerangi hati seseorang.
Dengan membawa semangat ini ke dalam dunia kerja, diharapkan setiap ASN tidak hanya profesional secara teknis, tetapi juga bersih secara spiritual dan etis dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat dan hamba Allah. ( Fatmi/ Cicy )