0 menit baca 0 %

Masih Masa pandemi, MAN 1 Kuansing Atur Cara Pembagian Rapor Semester Ganjil 2020/2021

Ringkasan: Kuansing (Inmas), Sebagai bentuk Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19, pihak MAN 1 Kuantan Singingi menerapkan  Protokol Kesehatan secara ketat saat pembagian rapor semester ganjil 2020/2021 pada hari Senin 23 Desember 2020.Untuk dapat mengambil rapor siswa wajib memakai masker, periksa suhu tubuh...

Kuansing (Inmas), Sebagai bentuk Pencegahan Penyebaran Virus Covid-19, pihak MAN 1 Kuantan Singingi menerapkan  Protokol Kesehatan secara ketat saat pembagian rapor semester ganjil 2020/2021 pada hari Senin 23 Desember 2020.

Untuk dapat mengambil rapor siswa wajib memakai masker, periksa suhu tubuh dengan thermo gun, serta mencuci tangan dengan menggunakan hand sanitizer yang sudah tersedia di setiap sudut dan sisi ruang di madrasah. "Untuk menjaga kerumunan, pihak MAN 1 Kuantan Singingi memakai pola physical distancing atau jaga jarak, yakni dengan cara membuat jadwal per kelas untuk penjemputan rapor, dan ini telah diatur dan diinformasihkan melalui group WhatsApp kelas melalui masing-masing wali kelas," pungkas Waka Kurikulum MAN 1 Kuansing Lidia Mubarak, M.Pd.

Seperti kelas X pukul 08.00 - 09.30 Wib, Kelas XI pukul 10.00 - 12.00, dan Kelas XII pukul 14.00 - 15.30 Wib. Sedangkan rapor siswa berprestasi di jemput langsung oleh orang tua siswa di ruang yang berbeda di Labor bahasa MAN 1 Kuantan Singingi

Kepala MAN 1 Kuantan Singingi mengatakan, "Penerimaan rapor siswa di masa pandemi ini, insyaAllah pihak madrasah telah mensiasati dengan menyediakan fasilitas alat protokol kesehatan secara memadai. Bahkan MAN 1 Kuansing pernah dapat apresiasi dari tim kesehatan Kuantan Singingi saat observasi ke setiap madrasah atau sekolah beberapa bulan yang lalu," ujar Suhelmon, MA.

Beliau menambahkan, "Titik-titik tempat mencuci tangan bukan hanya sekedar syarat, namun dilengkapi dengan standar yang sangat bagus disetiap sisi ruang dan sudut madrasah. Semoga usaha dan kerja keras bersama ini dapat mencegah penularan virus covid-19," imbuh nya. (DE)