0 menit baca 0 %

Maslan, Penyuluh Agama Islam, Gencarkan Program Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur'an di Sekolah

Ringkasan: Kuansing(Kemenag) - Maslan, seorang penyuluh agama Islam yang dikenal aktif, kini tengah fokus menggalakkan program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an di SMPN 3 Gunung Toar, Selasa (02/09/2025)Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan setiap siswa memiliki kemampuan dasar dalam membaca kitab suci Al...

Kuansing(Kemenag) - Maslan, seorang penyuluh agama Islam yang dikenal aktif, kini tengah fokus menggalakkan program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an di SMPN 3 Gunung Toar, Selasa (02/09/2025)

Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan setiap siswa memiliki kemampuan dasar dalam membaca kitab suci Al-Qur'an dengan baik dan benar.

 Dalam setiap sesinya, Maslan memberikan bimbingan secara langsung dan personal kepada para siswa. Ia tidak hanya mengajarkan cara melafalkan huruf-huruf hijaiyah dengan tajwid yang tepat, tetapi juga memberikan motivasi agar siswa lebih mencintai Al-Qur'an. Suasana belajar yang interaktif terlihat jelas, di mana siswa aktif bertanya dan berlatih membaca di bawah arahan Maslan.

 Kepala Sekolah SMPN 3 Gunung Toar,  menyambut baik dan sangat mendukung penuh program ini. "Kami sangat bersyukur atas kehadiran Bapak Maslan yang telah membantu meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an siswa kami. Ini adalah langkah penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan Qurani," tuturnya.

 Maslan berharap, melalui program ini, tidak ada lagi siswa di SMPN 3 Gunung Toar yang buta aksara Al-Qur'an. Ia juga menekankan bahwa kemampuan membaca Al-Qur'an adalah pondasi penting bagi setiap muslim untuk memahami ajaran agama dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

 Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen penyuluh agama Islam untuk terus berkontribusi dalam pendidikan agama di lingkungan sekolah, memastikan generasi muda tumbuh dengan pemahaman agama yang kuat.(Mas)