0 menit baca 0 %

Maslan, S.Pd.I Maghrib Mengaji di Surau Baitul Jami' Teluk Beringin Gunung Toar

Ringkasan: Kuansing ( inmas ) Maslan, S.Pd.I Maghrib Mengaji di Surau Baitul Jami' Teluk Beringin Gunung Toar. 05/12/2020Maslan menuturkan bahwa semenjak wabah Covid-19, jumlah anak didik memang berkurang dari biasanya. "Ditambah lagi karena banyaknya jumlah surau yang ada di wilayah binaan.

Kuansing ( inmas ) Maslan, S.Pd.I Maghrib Mengaji di Surau Baitul Jami' Teluk Beringin Gunung Toar. 05/12/2020


Maslan menuturkan bahwa semenjak wabah Covid-19, jumlah anak didik memang berkurang dari biasanya. "Ditambah lagi karena banyaknya jumlah surau yang ada di wilayah binaan. Surau berjumlah 9 dan satu masjid. Sehingga anak-anak terbagi ke surau-surau tersebut dan berpengaruh terhadap jumlah anak pada tiap surau," ungkap Maslan


Meski demikian, Maslan tetap konsisten mendidik di surau Baitul Jami' dan tidak pindah ke surau lain yang jumlah anak didiknya lebih banyak. "Sebab kalau saya pindah ke surau lain, maka surau Baitul Jami' ini akan mati alias sepi dari kegiatan keagamaan. Maka untuk itu, berapa pun jumlah anak yang hadir, kita ajari dengan optimal sembari tetap mengajak anak-anak lainnya yang belum mau ke surau," beber Maslan 


"Ke depan, kita akan lebih giat lagi mengkampanyekan maghrib mengaji kepada jamaah surau. Kita akan temui orang tua yang berada di sekitar surau agar ikut mendukung dan meminta anaknya agar kembali datang ke surau. Kemarin karna masih wabah Covid-19, kita tidak berani dan masih khawatir. Sebab dalam suasana normal, jumlah anak dan jamaah cukup banyak dibandingkan yang hadir sekarang," pungkas Maslan. ( MS )Â