Kampar (Kemenag) – Kepala Seksi Pendidikan
Diniyah dan Pondok Pesantren yang baru yakni H.Maswir, mengadakan rapat bersama
dengan Ketua MK2MDT Kab.Kampar dan Ketua FKDT Kab.Kampar serta Ketua di
masing-masing Kecamatannya. Rapat dilaksanakan di Aula Lantai II Kantor Kemenag
Kampar pada Rabu (4/6/2025). Turut hadir ketua FKDT Samsul Hidayat dan Ketua
MK2MDT Kab. Kampar Mukhlis.
Maswir membuka rapat dengan
perkenalan diri terlebih dahulu, serta memaparkan rekam jejak beliau di Kemenag
Kampar. Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya menjadi ASN, Maswir juga pernah
menjadi seorang pengajar atau guru MDTA. Ia tahu betul bagaimana perjuangan untuk
mengajarkan pendidikan agama untuk anak-anak.
“Ada 3 amalan yang tidak pernah
putus pahalanya dalam ajaran agama Islam. Diantaranya ialah mendapatkan ilmu
yang bermanfaat. Saya sangat bersyukur sekali Bapak-Bapak sekalian masih
semangat untuk menanamkan nilai-nilai itu kepada anak-anak kita,” ujarnya.
Maswir juga menyebutkan tentang
terobosan dan program di MDTA merupakan hal selalu dipikirkan. Seperti misalnya
didikan subuh, dimana anak-anak bisa tampil dan mengasah kemampuan mereka. Ada yang
unggul memiliki suara merdu untuk adzan, ada yang unggul untuk hafalan, dan
sebagainya. Terobosan ini nantinya akan dilihat oleh orang tua dan tentu akan
meningkatkan minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di MDTA.
“Pembentukan karakter akhlak dan
mental anak didik atau santri di MDTA di masa yang akan datang berawal dan bermula
dari sini, di pendidikan diniyah ini. Disinilah dasar peletakan dasar pemahaman
agama,” lanjutnya.
Selanjutnya Maswir mempersilahkan
forum untuk menyampaikan hal-hal yang harus dibahas, berhubungan dengan
kelancaran pendidikan diniyah itu sendiri. Diantaranya muncul pertanyaan-pertanyaan
seperti kejelasan insentif guru-guru, pembagian wilayah kerja dari 2 organisasi
baik MD2MDT maupun FKDT, dan lain-lain.
(Cicy/Fatmi/Agus)