Masyarakat Bangun Purba Sambut Ramadhan dengan Lomba Keagamaan
Ringkasan:
Rokan Hulu (Humas)- Penyambutan bulan suci Ramadhan 1432 Hijriyah yang ditaja oleh masyarakat Bangun Purba Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri ribuan umat Islam Bangun Purba, Jumat (29/7) kemarin di pasar Los Tangun Kecamatan Bangun Purba.
Rokan Hulu (Humas)- Penyambutan bulan suci Ramadhan 1432 Hijriyah yang ditaja oleh masyarakat Bangun Purba Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri ribuan umat Islam Bangun Purba, Jumat (29/7) kemarin di pasar Los Tangun Kecamatan Bangun Purba. Hadir pada acara itu Kakan kemenag Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Camat Bangun Purba Suparman Nasution SPi, para Kades, Kadus, Ketua RW/ RT, Alim Ulama, Cerdik Pandai, Hatobangon, Tokoh Agama, Tokoh Adat, dan umat islam Bangun Purba. Bertindak sebagai penceramah Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA.
Dalam tausiyahnya, Ahmad Supardi, menghimbau agar umat Islam bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, sebab Ramadhan adalah bulan yang suci, bulan penuh rahmat, magfirah, berkah, bulan turunnya al Qur`an, bulan yang di dalamnya terdapat Lailatul Qadar dimana nilainya lebih baik dari seribu bulan. Hal ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW "Barang siapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, maka Allah SWT mengharamkan jasadnya dibakar api neraka". Dan pada hadis lain disebutkan "Kalau saja umatku tahu apa yang terkandung dalam bulan Ramadhan, maka pastilah mereka akan menginginkan sepanjang tahun itu adalah Ramadhan".
Selanjutnya adalah mengulang- ulang kembali ilmu yang terkait dengan puasa Ramadhan dan puasa pada umumnya. Bermaaf- maafan atas segala kesilafan dan kesalahan, sehingga jiwa dan diri bersih memasuki dan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Memperbanyak doa kepada Allah SWT, memperbanyak hubungan shilaturrahim antar sesama dan memperbanyak infaq dan shodaqah.
"Perlu saya ingatkan, infaq shodaqah seribu rupiah untuk masuk syurga tidak cukup lagi, sebab seribu rupiah itu hanya cukup untuk masuk WC, itupun untuk buang air kecil. Kalau buang air besar, sudah harus Dua ribu rupiah. Dan kalau mau mandi kita harus tiga ribu rupiah. Nah kalau mau masuk syurga, yah minimal lima ribu rupiahlah," ungkapnya.
Sementara itu camat Bangun Purba Suparman Nasution SPI menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar- sebasarnya kepada pemuda pemudi Bangun Purba yang telah berpartisipasi aktif dalam memaksaakan penyambutan bulan suci Ramadhan.
"Khususnya karena pemuda pemudi Bangun Purba telah mengadakan beberapa kegiatan pendahuluan berupa lomba adzan, praktek shalat jenazah, praktik wudhu, tilawah quran, hapalan surat pendek, hafal doa dan kegiatan lainnya. Untuk itu saya barharap kepada seluruh masyarakat dapat menjaga ketertiban sehingga kita dapat melaksanakan ibadah Ramadhan dengan khusyu dan tawadu," harapnya. (ash)