0 menit baca 0 %

Maulid di Masjid Al Furqan, Penyuluh Yusuf Tekankan Pentingnya GAS dan Bahaya Nikah Siri

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Al Furqan, Desa Sungai Laut, pada Ahad (21/9/2025) berlangsung khidmad dan meriah. Acara ini dihadiri oleh ribuan masyarakat dan tokoh penting, termasuk Kepala Desa Sungai Laut, Kepala Desa Selat Nama, dan Ketua Ikatan Da'i In...

Tembilahan (Kemenag) - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami Al Furqan, Desa Sungai Laut, pada Ahad (21/9/2025) berlangsung khidmad dan meriah. Acara ini dihadiri oleh ribuan masyarakat dan tokoh penting, termasuk Kepala Desa Sungai Laut, Kepala Desa Selat Nama, dan Ketua Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) Inhu, K.H. Nor Rohmad.

Pada kesempatan ini, Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Tanah Merah, Muhammad Yusuf, hadir mewakili Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Merah. Dalam sambutannya, Muhammad Yusuf memanfaatkan momentum Maulid untuk menyampaikan pesan-pesan penting kepada masyarakat.

Ia mensosialisasikan program Gerakan Ayo Sedekah (GAS) dari Kementerian Agama, yang mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama melalui sedekah. Selain itu, Muhammad Yusuf juga memberikan pemahaman tentang kerugian dari nikah siri atau pernikahan yang tidak tercatat secara resmi.

"Pernikahan adalah ibadah, tetapi harus dilakukan sesuai syariat dan aturan negara. Nikah siri memiliki banyak dampak negatif, terutama bagi perempuan dan anak-anak karena tidak memiliki kekuatan hukum. Ini penting untuk diketahui bersama," tegas Muhammad Yusuf.

Tausiyah utama disampaikan oleh K.H. Nor Rohmad. Ia menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkup keluarga maupun bermasyarakat.

Acara ini berjalan lancar dan penuh makna, diakhiri dengan doa bersama untuk kebaikan Desa Sungai Laut. (Ria)