Bengkalis (Kemenag) – Dalam rangka melatih jiwa kewirausahaan para siswa, MTs Al Khairiyah Teluk Pambang melaksanakan kegiatan lewat budidaya tanaman pada hari Selasa, 11 Juni 2024.di MTs Al Khairiyah Teluk Pambang. Kegiatan budidaya tanaman ini adalah usaha untuk mengajarkan siswa berwirausaha dan menjadikan mereka bukan hanya seorang pekerja atau buruh saja. Melalui kegiatan ini juga diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja sendiri dengan modal yang cukup dan memiliki tekad yang kuat untuk menjadi seorang wirausahawan yang berkemajuan dalam diri.
Melatih
siswa untuk belajar berwirausaha bisa dilakukan secara tidak langsung. Misalnya
kegiatan penghijauan di sekolah diselipkan dengan kegiatan kewirausahaan. Dengan
demikian maka siswa akan melakukan dua kegiatan secara tidak langsung pula,
sehingga kegiatan pembelajaran bisa dilakukan dengan mengalir dan tidak kaku.
Kegiatan
yang dilakukan bersama seluruh guru dan kepala sekolah, Sumiati selaku Kepala
MTs Al Khairiyah mengatakan "ini juga bagian dari P5P2R dalam kurikulum
merdeka, memilih tanama seperti sayuran merupakan jenis tanaman yang mudah
ditanam dan tidak memerlukan perawatan yang sulit. Jenis tanaman ini pun
merupakan komoditi makanan yang paling sering kita konsumsi”.
“Sayuran
kaya akan serat dan vitamin bagi tubuh. Tidak hanya itu sayuran pun bisa
dijadikan sebagai wahana untuk menghijaukan sekolah. Dengan melakukan penataan
yang baik dan perawatan yang rutin maka tanaman sayuran mampu menghiasi sekolah
sehingga mempercantik penampilan sekolah". Ungkap Sumiati
“Disamping
itu juga, tanaman sayuran yang ditanam di sekolah bila digeluti dengan baik
oleh siswa dibawah pembinaan guru pembimbing akan menjadi peluang bisnis bagi
sekolah dan siswa tersebut. Jenis tanaman sayuran yang bisa anda coba untuk ditanam
di sekolah misalnya tomat, cabe, terong dan beberapa tanaman sayur lainya.
Tidak ada salahnya untuk mencoba hal yang baru. Mungkin kelihatannya begitu
aneh menanam sayuran di sekolah, tetapi dengan cara demikian kita akan bisa
membelajarkan anak akan arti kebesihan, kerja keras, dan kewirausahan”. Tutup Sumiati.