Kuok ( Kemenag ) ---Dalam upaya membentuk generasi santri yang cakap berdakwah dan percaya diri dalam menyampaikan ajaran Islam, Pondok Pesantren Muhammadiyah Hamzah Yunus Kuok secara rutin mengadakan kegiatan Muhadhoroh setiap Sabtu Malam, 26/7/2025.
Kegiatan ini menjadi salah satu ekstrakurikuler wajib yang tak hanya bernilai pendidikan, tetapi juga pembentukan karakter.
Muhadhoroh merupakan kegiatan latihan berbicara di depan umum dalam konteks keislaman, seperti khutbah, ceramah, pidato, maupun penyampaian kultum. Para santri didorong untuk tampil di depan teman-teman mereka, menyampaikan materi yang telah dipersiapkan, dengan bimbingan langsung dari para Asatidz dan Musyrif.
Menurut Pimpinan Pondok, Dr. H. Mendra Siswanto, M.Sy., kegiatan ini memiliki peran penting dalam membentuk kesiapan mental dan kecakapan dakwah santri.
“Melalui Muhadhoroh, kita melatih santri untuk berbicara di depan umum, mengatasi rasa grogi, dan menanamkan rasa percaya diri. Ini bagian dari proses membentuk mereka menjadi calon mubaligh yang siap menyampaikan ajaran Islam kepada masyarakat,” ujarnya.
Lebih dari sekadar latihan pidato, muhadhoroh juga menjadi wadah bagi para santri untuk menyampaikan ide, gagasan, serta belajar menyusun argumen dengan baik. Kegiatan ini memperkaya pengalaman mereka dalam berdakwah dan berkomunikasi secara efektif.
Pondok Pesantren Muhammadiyah Hamzah Yunus Kuok menekankan bahwa pendidikan tidak hanya sebatas pada penguasaan ilmu, tetapi juga pada keterampilan menyampaikannya. Dengan adanya program seperti Muhadhoroh, para santri dipersiapkan tidak hanya menjadi penghafal dan pengkaji ilmu, tetapi juga menjadi penyampai kebenaran yang tangguh di tengah masyarakat. Pungkas (:Fatmi/ Hms PP Hamzah Yunus )