Kampar (Kemenag) – Memasuki hari ke-2 dari Bimbingan
Teknis yang diselenggarakan Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, pada
Kamis (20/08/2025) pembahasan berfokus pada penyusunan kisi-kisi soal untuk
MDTA yang ada di Kab.Kampar. Menghadirkan narasumber ahlinya yaitu Abdul Haris
Domo, S.Ag, MA dan pendamping narasumber yakni Shalahuddin, S.Pd.I. Turut hadir
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren H.Maswir, MA, didampingi
oleh staf pegawai di Seksi PD Pontren.
Bimbingan Teknis kali ini dihadiri oleh 12 orang yang tergabung dalam tim penyusunan kisi-kisi soal untuk ujian
MDTA. Hal ini dirasa perlu untuk keseragaman bentuk soal yang akan diberikan
pada santri-santri di MDTA.
“Pembuatan butir-butir soal tentu harus
memiliki dasar. Diantaranya apakah sudah sesuai dengan kompetensi dasar, indikator
yang diajarkan, dan contoh-contoh yang diberikan ketika Bapak/Ibu mengajar,”
ujar Shalahuddin memulai bimtek.
Di tengah-tengah materi, peserta dipandu untuk
membuat peta sederhana bagaimana keadaan MDTA di wilayahnya masing-masing. Mulai
dari jumlah guru, jumlah kelas, jumlah jam mata pelajaran, dan sejenisnya.
“Insya Allah hari ini kami akan bimbing Bapak/Ibu
semua dalam pembuatan soal, dari perumusan kisi-kisi nya hingga soal jadi, dan
tentu saja evaluasinya,” tambah Abdul Haris Domo.
Bimtek berlangsung selama 1 hari penuh yang dimulai dari pukul 08.00 – 16.00 WIB. Seluruh peserta mengupas tuntas poin demi poin pembuatan soal, demi menghasilkan pertanyaan-pertanyaan yang relevan terhadap kurikulum yang berlaku.
(Cicy/Zaipul)