0 menit baca 0 %

Memasuki Malam Ke-11 Ramadhan, Jema ah Masjid Al-Hidayah Masih Terlihat Ramai.

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag), Memasuki malam ke-11 Ramadhan 1446 Hijriah bertepatan 10 Maret 2025 Masehi, masjid Al-Hidayah yang beralamat di Jln. Cipta Karya Ujung Kelurahan Sialangmungggu Kecamatan Tuah Madani Jema ahnya sangat ramai. Hal ini dapat dilihat dari shap-shap yang terisi penuh ketika shalat ber...

Pekanbaru (Kemenag), Memasuki malam ke-11 Ramadhan 1446 Hijriah bertepatan 10 Maret 2025 Masehi, masjid Al-Hidayah yang beralamat di Jln. Cipta Karya Ujung Kelurahan Sialangmungggu Kecamatan Tuah Madani Jema ahnya sangat ramai. Hal ini dapat dilihat dari shap-shap yang terisi penuh ketika shalat berlangsung. Selasa (11/03/2025).

Adapun aktifitas ibadah yang berlangsung di masjid Al-Hidayah setelah shalat Isya berjama ah dilanjutkan dengan tausiah Ramadhan yang diisi oleh Muballigh dari IKMI Kota Pekanbaru. Kemudian dilanjutkan dengan Shalat Tarawih dan Witir, Setelah itu Tadarus Al-Qur an.

Bertugas sebagai Protokol / MC yaitu ananda Zalfa, penceramah Ustadz Muhammad Idris, S.Ag, M.Pd.I dengan judul : Jangan Mengabaikan Ibadah-Ibadah Sunnah . Bertugas sebagai Imam Tarawih yaitu Ramli Nasution dan bilal Aqnan.

Mengawali tausiahnya ustadz katakan bahwa ibadah itu ada yang wajib dan ada yang sunnah.

Shalat pardu, puasa Ramadhan, zakat dan haji ini termasuk ibadah wajib. Wajib kita kerjakan, tak kita kerjakan maka kita akan berdosa. Karena defenisi wajib itu dikerjakan berpahala dan ditinggalkan berdosa . Ujarnya.

Shalat Tarawih, Shalat sunnah rawatib, bersedekah, baca qur an, berzikir. Ini termasuk contoh ibadah-ibadah sunnah yang juga harus kita kerjakan, walaupun hukumnya tidak berdosa jika kita tinggalkan. Namun ibadah sunnah tersebut jangan kita abaikan. Mengapa ?. Karena ibadah sunnah tersebut akan menutupi kekurangan yang ada pada ibadah wajib. Terang Ustadz.

Dalam hadits Qudsi dikatakan, Bahwa orang yang melaksanakan ibadah sunnah akan dicintai Allah. Tutup ustadz (Idris)