0 menit baca 0 %

Membanggakan, Guru MTsN 3 Siak ini Raih Juara 3 Nasional Lomba Menulis Cerpen

Ringkasan: Siak (Kemenag) Senin, (29/09/2025), Prestasi membanggakan kembali diraih oleh MTsN 3 Siak melalui sosok Abdullah, guru sekaligus Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, yang berhasil meraih Juara 3 Nasional dalam ajang Lomba Menulis Cerpen Tingkat Pengajar se-Nusantara.

Siak (Kemenag) – Senin, (29/09/2025), Prestasi membanggakan kembali diraih oleh MTsN 3 Siak melalui sosok Abdullah, guru sekaligus Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, yang berhasil meraih Juara 3 Nasional dalam ajang Lomba Menulis Cerpen Tingkat Pengajar se-Nusantara. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Bestari Literasi Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kegiatan berlangsung secara daring sejak 18 Agustus hingga 19 September 2025 dan diikuti oleh 137 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Pengumuman pemenang dilakukan pada Ahad, 28 September 2025 melalui kanal resmi Bestari Literasi Indonesia.

Dalam pengumuman tersebut, Juara 1 diraih oleh Fajar Wahyudi, dari SMP Negeri 1 Balai Riam Provinsi Kalimantan Tengah, disusul oleh Fajar Nashrulloh, dari SD Negeri 3 Paringan Ponorogo – Jawa Timur sebagai Juara 2, dan Abdullah, dari MTsN 3 Siak Provinsi Riau sebagai Juara 3. Tiga peserta lainnya juga memperoleh penghargaan Honorable Mention, yaitu Sepriadi, dari SD Negeri 22 Lebong Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu, Nyai Sridewi Ngagun dari MTs Negeri 2 Maluku Tengah, dan Ali Rofik, dari MTs As-Sholihuddin Kabupaen Malang – Jawa Timur.

Kepala MTsN 3 Siak, Idris menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa guru madrasah mampu bersaing di tingkat nasional melalui karya literasi yang bermakna. Ia berharap pencapaian Abdullah dapat menjadi pemantik semangat bagi guru-guru lainnya untuk terus berkarya dan menumbuhkan budaya literasi di lingkungan madrasah. “Ini adalah pencapaian luar biasa yang dapat memotivasi guru-guru lainnya untuk terus berkarya, serta memberikan semangat literasi bagi para siswa,” ujarnya.

Abdullah sendiri mengungkapkan bahwa ide cerpen yang ditulisnya lahir dari interaksi sederhana namun bermakna bersama salah satu siswanya di kelas 7, bernama Ariel. Menurutnya, Ariel memiliki cara pandang yang unik terhadap kehidupan, penuh imajinasi dan harapan, meski berasal dari latar yang sederhana. “Cerpen saya yang berjudul “Langkah Kecil Menuju Cahaya terinspirasi dari Ariel. Ia sering bercerita dengan spontan dan jujur, dan dari sanalah saya mulai merangkai cerita yang akhirnya menjadi naskah cerpen untuk lomba ini,” ungkap Abdullah.

Ia menambahkan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga ruang untuk menyuarakan empati, keberagaman, dan harapan. “Saya ingin karya ini menjadi bukti bahwa setiap anak, setiap guru, dan setiap madrasah memiliki cerita yang layak didengar,” tutupnya.

Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama MTsN 3 Siak di tingkat Nasional, tetapi juga memperkuat komitmen madrasah dalam membangun ekosistem pendidikan yang literatif, inklusif, dan inspiratif. Abdullah berharap agar semangat menulis dan membaca terus tumbuh di kalangan guru dan siswa, sebagai bagian dari gerakan literasi yang berdampak dan berkelanjutan. (Abd/Hd)