Siak (Kemenag) – Senin, (05/05/2025), Santri Pondok Pesantren Ittihadul Muslimin Koto Gasib kembali mengharumkan nama lembaga dalam ajang Kejuaraan Wilayah kompetisi pencak silat. Dalam ajang bergengsi tersebut, para santri berhasil memborong sejumlah prestasi gemilang di berbagai kategori seni dan laga. Berikut capaian membanggakan para atlet pencak silat dari Ponpes Ittihadul Muslimin:
1. Seni Ganda Tangan Kosong – Juara 2 diraih oleh Syahru Ramadani dan Ricki. Santri kelas V
2. Seni Trio Tangan Kosong – Juara 1 oleh Ferry Ardiansyah, Rahmat Fadli H, dan Rafli Mardiansyah. Santri Kelas V
3. Seni Trio Bersenjata – Juara 3 diraih oleh Afdan Alawi, Tio Aditia Hutagalung, dan Ikhsan Maulana. Santri kelas IV
4. Seni Jurus Harimau – Juara 2 oleh Salman Alfarisi dan Ikhsan Maulana. santri kelas IV
5. Seni Jurus Merpati – Juara 2 oleh Afdan Alawi dan Tio Aditia Hutagalung. Santri kelas IV
6. Laga Kelas B – Juara 2 diraih oleh Muhaimin Rizky. Alumni Tahun 2024.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga pencak silat di Ponpes Ittihadul Muslimin berjalan dengan baik dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi. Pimpinan pondok mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras para santri dan pelatih yang telah membawa harum nama pesantren di kancah olahraga.
"Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus berlatih, berjuang, dan berprestasi, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di bidang olahraga dan seni bela diri," ujar salah satu pengurus pondok, Ikhwan Nurul Mustofa.
Pimpinan Pondok Pesantren Ittihadul Muslimin, Irsansi, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian para santri. Ia menyampaikan bahwa pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter dan disiplin. “Prestasi ini merupakan hasil dari semangat, kedisiplinan, dan kerja keras para santri. Kami akan terus mendukung pengembangan bakat santri di segala bidang, termasuk olahraga tradisional seperti pencak silat,” ujarnya.
Senada dengan itu, pelatih pencak silat Ponpes, Kak Azlin (Alumni Gontor), juga memberikan apresiasi atas perjuangan anak didiknya. Ia mengungkapkan bahwa latihan rutin dan semangat kebersamaan menjadi kunci keberhasilan mereka. “Mereka latihan dengan semangat tinggi setiap hari, bahkan di luar jam latihan. Hasil ini adalah buah dari kerja keras dan kekompakan tim. Kami akan terus meningkatkan kemampuan untuk ajang-ajang berikutnya,” tuturnya bangga.
Dengan torehan prestasi ini, Ponpes Ittihadul Muslimin Koto Gasib menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang unggul secara spiritual, intelektual, dan fisik. Para santri diharapkan terus termotivasi untuk berprestasi, menjaga sportivitas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam setiap perjuangan. (JA/Hd)