Bengkalis (Kemenag) – Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Desa Air Putih resmi digelar di Masjid Taqwa Air Putih, Jumat hingga Minggu (19–21 September 2025). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Desa Air Putih, Syaifuddin, dan dihadiri berbagai tokoh masyarakat serta 40 peserta dari berbagai kategori lomba.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Syaifuddin menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendukung pembangunan keagamaan. “Sampai hari ini, kami tetap konsisten memberikan pelayanan terbaik di bidang keagamaan, salah satunya dengan memberikan honor bulanan bagi guru magrib mengaji. Kami juga mengharapkan para orang tua mendukung anak-anak dengan memberi motivasi agar rajin belajar mengaji,” ungkapnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LPTQ dan jajaran pengurus, Ketua BPD dan anggota, Ketua LKMD beserta anggota, tokoh masyarakat, serta jamaah dan orang tua peserta. Kehadiran mereka menambah semarak suasana pembukaan STQ yang menjadi ajang syiar Islam dan penguatan generasi Qur’ani di desa.
Cabang yang diperlombakan pada STQ Desa Air Putih tahun ini meliputi tartil, tilawah anak-anak, tilawah remaja, tilawah dewasa, serta hafizh Qur’an golongan 1 juz, 2 juz, dan 10 juz. Salah satu juri yang turut memberikan penilaian adalah Dahniar Sumarni, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bengkalis sekaligus hafizhah 30 juz, yang dipercaya menilai cabang hafizh Qur’an golongan 1, 2, dan 10 juz.
Ustazah Dahniar Sumarni menyampaikan apresiasinya atas antusiasme peserta dan dukungan masyarakat. “STQ bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga sarana membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan mencintai Al-Qur’an. Semoga kegiatan ini berlangsung lancar hingga penutupan nanti, serta membawa manfaat besar bagi anak-anak dan masyarakat Desa Air Putih,” tuturnya.
Senada dengan itu, Kepala Desa Syaifuddin juga menyampaikan harapan agar STQ kali ini tidak berhenti hanya pada perlombaan. “Kami ingin kegiatan ini menjadi motivasi bersama untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, baik di rumah, di sekolah, maupun di masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, kita yakin Desa Air Putih dapat melahirkan generasi Qur’ani yang membanggakan,” ujarnya.
Pelaksanaan STQ Desa Air Putih akan terus berlanjut hingga Minggu (21/9/2025), dengan harapan menghasilkan qari-qariah dan hafizh-hafizhah terbaik yang akan menjadi kebanggaan desa sekaligus modal berharga dalam ajang keagamaan di tingkat kecamatan dan kabupaten. (Eg)