Mencontoh Kehidupan Rumah Tangga Rasulullah SAW
Ringkasan:
Duri (Humas)- Dalam kehidupan berumah tangga, hubungan antara suami dan isteri itu harus bisa mencontoh kehidupan Rumah Tangga Rasulullah SAW, seperti membangun komunikasi yang baik antara anak dan orang tua, melakukan kegiatan bersama seperti sholat berjamaah, makan bersama, baca Al- Quran setelah...
Duri (Humas)- Dalam kehidupan berumah tangga, hubungan antara suami dan isteri itu harus bisa mencontoh kehidupan Rumah Tangga Rasulullah SAW, seperti membangun komunikasi yang baik antara anak dan orang tua, melakukan kegiatan bersama seperti sholat berjamaah, makan bersama, baca Al- Quran setelah sholat dan lain sebagainya. Jika hal tersebut diaplikasikan akan membangkitkan roh keagamaan dalam keluarga yang pada akhirnya menciptkan keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah.
Demikian diungkapkan Ka Kanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, saat menyampaikan uraian Maulid Nabi Muhammad SAW 1432 H pada acara Maulid Nabi sekaligus silaturrahmi dengan Ikatan keluarga Masyarakat Rantau Kopar Rokan Hilir yang ada di Duri, Selasa (16/2) di Surau Darussalam Duri.
Ia mengatakan, sekarang ini kehidupan rumah tangga sangat jauh dari kehidupan rumah tangga rasulullah, dimana antara orang tua dan anak punya kesibukan masing- masing sehingga tidak punya waktu untuk berkumpul dan melakukan aktifitas secara bersama. Pada umumnya anak-anak sukanya menonton TV, menghidupkan tape, ibu lebih suka nonton gosip, dan ayah lebih suka berkumpul dengan teman-temannya di luar rumah.
Terkait dengan Maulid, Ka Kanwil juga menyampaikan agar masyarakat Rantau Kopar yang ada di Duri, tetap membangun kampung halamannya walau berada di daerah lain. Seperti Rasullulah SAW walupun hijrah ke Medinah namun kota Mekkah tetap di perhatikan.
"Untuk itu, melalui Maulid ini kita megenang sejarah lahir dan membaca sejarah keseharian nabi Muhammad SAW supaya kita bisa mencontoh kehidupan rumah tangga Nabi dan upaya membangun daerah, serta mengamalkannya dalam kehidupan kita," harapnya.
Acara dihadiri ratusan masyarakat Rantau Kopar yang ada di Diro, pemuka agama, pemuka masyarakat, kepala KUA, kepala madrasah cendikiawan muslim. Melalui pertemuan tersebut, Ka Kanwil juga berkesempatan memberikan bantuan untuk Majelis Taklim yang ada di Duri Rp5 juta. (osti)