Kampar (Humas) – 1 (Satu) Orang Jema’ah Haji Kab. Kampar yang tergabung dalam kloter 11 (Kloter gabungan) yang bergabung dengan jema’ah haji Kota Pekanbaru, Kuansing dan Kepulauan Meranti, menghembuskan nafas terakhirnya (Wafat) hari senen (21/10) pukul 14.58 Waktu Arab Saudi (WAS) di di Pemondokan Makkah. Demikian dikatakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA melalui Kasi Penyelanggara Haji dan Umrah H Dirhamsyah SAg hari rabu (23/10) di ruang kerjanya.
Dirhamsyah menjelaskan, satu orang Jema’ah Haji Kab. Kampar yang wafat di tanah suci Kota Mekkah Al-Mukarromah ini atas nama Muhammad Sholeh Bin Yahya (79 Tahun) nomor porsi 400046400 berasal dari Desa Suka Ramai RW 02/RT 06 Kecamatan Tapung Hulu Kab. Kampar Menderita penyakit paru-paru.
Atas nama Kementerian Agama Kab. Kampar dan pribadi, Dirhamsyah mengucapkan Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, dan menyampaikan rasa duka cita atas wafatnya Bapak Muhammad Sholeh Bin Yahya, semoga segala amal ibadahnya di terima Allah SWT dan dimasukkan kedalam surganya Allah SWT, dan kepada kelurga yang ditinggal, diberikan ketabahan dan kesabaran serta ikhlas dalam menghadapi ujian ini, harapnya.
Sementara itu, Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI menjelaskan tentang penyakit paru-paru, yang mana Penyakit paru-paru adalah beberapa kondisi medis yang paling umum di seluruh dunia. Organ paru-paru merupakan organ yang kompleks, setiap hari berfungsi untuk membawa oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Penyakit yang menyerang paru-paru dapat berupa hasil dari masalah dalam bagian manapun dari sistem ini.
Penyakit pada paru-paru sangat mempengaruhi jalan napas mulai dari trakea (tenggorokan) yang bercabang menjadi bronkus, yang pada gilirannya menjadi semakin kecil (alveoli) menuju seluruh paru-paru. Penyakit paru-paru ini dapat mempengaruhi saluran udara. Sakit paru-paru yang umum dikenal pada masyarakat meliputi asma, PPOK (penyakit Obstruktif Kronis), Bronkitis (akut dan kronis), Emfisema, fibrosis kistik, tuberculosis/TBC/TB, kanker paru-paru, dan lain lain, Jelas Agus.
Lebih lanjut Agus menjelaskan, penyakit pada paru-paru ini terutama disebabkan oleh asap rokok, oleh karena itu, sebaiknya segera menghentikan kebiasaan merokok ini dan jangan mencoba untuk memulainya bagi kita yang belum pernah merokok. Hindari juga untuk menjadi perokok pasif yang bahkan lebih berbahaya dibandingkan perokok aktif. Sayangi paru-paru kita, hindari penyakit paru-paru, sehingga kita dapat bernapas dengan lebih lega, tutup Agus. (Ags)