0 menit baca 0 %

Mengenakan Pakaian Ala Santri, Kakan Kemenag Inhil Hadiri Hari Puncak Peringatan Hari Santri Tingkat Provinsi Riau

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Indragiri Hilir H Harun bersama Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) H Arifin menghadiri upacara puncak peringatan Hari Santri 2024 Tingkat Provinsi Riau dengan mengenakan pakaian khas santri, yaitu baju koko...

Tembilahan (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab. Indragiri Hilir H Harun bersama Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) H Arifin menghadiri upacara puncak peringatan Hari Santri 2024 Tingkat Provinsi Riau dengan mengenakan pakaian khas santri, yaitu baju koko putih, kain sarung, dan peci, Senin (28/10/2024).

Bertempat di Lapangan Tugu Kab. Bengkalis, Upacara Hari Santri Tingkat Provinsi Riau berlangsung khidmat dan sukses yang turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Riau H Muliardi selaku Pembina Upacara, Kepala Kemenag Kab/Kota Se Provinsi Riau, ratusan santri, tokoh agama, dan masyarakat yang memadati lapangan untuk memperingati Hari Santri 2024.

Dalam amanatnya, Kakanwil Kemenag Provinsi Riau H Muliardi mengatakan santri dan kiai memiliki peran strategis sebagai penjaga moral bangsa, terutama dalam menghadapi era modernisasi.

"Santri tidak hanya sebagai pelajar agama, tetapi juga sebagai generasi yang mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai spiritual," ujar H Muliardi dalam sambutannya saat menjadi Pembina Upacara.

Sementara itu, dalam hal ini Kepala Kantor Kemenag Kab. Inhil H Harun mengatakan pelaksanaan peringatan hari santri Tingkat Provinsi Riau yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ini semoga dapat memperkokoh semangat kebangsaan dan cinta tanah air di kalangan generasi muda. “Semangat juang pemuda dan santri adalah cerminan nilai-nilai luhur yang harus terus kita jaga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

“Peringatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tetap menjaga persatuan dan mencintai tanah air. Hari Sumpah Pemuda dan Hari Santri Nasional bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga momentum untuk terus menggali potensi diri demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” tambahnya.  (Ria)