Kuansing (Kemenag) – Seni membaca Al-Qur’an atau tilawah bukan sekadar lantunan ayat suci, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan kecintaan umat terhadap Al-Qur’an. Hal inilah yang ditekankan Karnaini penyuluh Agama Islam Kec. Kuanstan Tengah, saat membimbing seni baca Al-Qur’an bagi para peserta pembinaan di Surau Darussalam desa Pulau Godang Kari Kec. Kuantan Tengah. Jum'at, 26 September 2025.
Dalam kegiatan tersebut, Karnaini mengajak peserta untuk memahami teknik dasar hingga variasi lagu tilawah agar bacaan Al-Qur’an terdengar indah dan menyentuh hati. Ia menegaskan, membaca Al-Qur’an dengan baik tidak hanya membutuhkan kemampuan vokal, tetapi juga penghayatan makna ayat.
“Tilawah itu bukan sekadar memperindah suara, tetapi juga menghidupkan ruh Al-Qur’an dalam bacaan. Keindahan itu lahir dari kesungguhan hati,” ungkap Karnaini dalam arahannya, didepan 8 orang peserta didik tilawah
Peserta tampak antusias mengikuti bimbingan, mulai dari latihan pernapasan, pembagian nada, hingga praktik membaca beberapa ayat dengan irama. Dengan pembinaan ini, diharapkan akan lahir generasi Qur’ani yang mampu melestarikan seni tilawah sekaligus menumbuhkan semangat syiar Islam di tengah masyarakat. (Pri)