0 menit baca 0 %

Menguatkan Ikhtiar Spiritual, Penyuluh Agama KUA Pinggir Pimpin Doa Istighosah

Ringkasan: Pinggir (Humas) Kediaman salah seorang jamaah Majelis Taklim Nur Hidayah Desa Pinggir pada Senin (1/9/2025) sore berubah menjadi tempat yang dipenuhi lantunan doa dan dzikir. Dalam suasana penuh kekhusyukan, masyarakat setempat bersama jamaah majelis taklim melaksanakan doa istighosah yang dipimpin...

Pinggir (Humas) – Kediaman salah seorang jamaah Majelis Taklim Nur Hidayah Desa Pinggir pada Senin (1/9/2025) sore berubah menjadi tempat yang dipenuhi lantunan doa dan dzikir. Dalam suasana penuh kekhusyukan, masyarakat setempat bersama jamaah majelis taklim melaksanakan doa istighosah yang dipimpin oleh Penyuluh Agama KUA Pinggir, Lihot Simamora, S.Pd.I.

Istighosah ini menjadi wujud nyata penguatan ikhtiar spiritual di tengah kehidupan bermasyarakat. Di tengah berbagai ujian dan tantangan bangsa, jamaah dengan penuh ketulusan memanjatkan doa kepada Allah SWT agar negeri Indonesia senantiasa diberkahi, dijauhkan dari bala bencana, serta diberi keamanan dan kedamaian yang langgeng.

Dalam tausiyahnya, Lihot Simamora menekankan bahwa doa istighosah bukan sekadar rangkaian doa, tetapi sebuah pernyataan iman sekaligus bentuk penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. “Sebagai manusia, kita tidak lepas dari kelemahan. Oleh karena itu, ikhtiar lahiriah harus selalu diiringi ikhtiar batiniah. Melalui doa istighosah ini, kita berharap rahmat Allah SWT tercurah, keberkahan dilimpahkan, dan negeri kita selalu berada dalam penjagaan-Nya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak jamaah untuk menjadikan doa sebagai kekuatan utama dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Dengan doa, hati menjadi tenang, semangat kebersamaan semakin kokoh, dan keyakinan terhadap pertolongan Allah semakin kuat.

Kegiatan ini juga menegaskan peran penting majelis taklim sebagai ruang pembinaan spiritual masyarakat. Selain mempererat ukhuwah, majelis taklim menjadi tempat bagi jamaah untuk saling menguatkan dalam keimanan dan amal kebajikan. Dari tempat yang sederhana, jamaah Nur Hidayah menunjukkan bahwa kebersamaan dalam doa mampu menghadirkan energi positif yang besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Doa istighosah ini menjadi cermin kesadaran umat bahwa menjaga negeri bukan hanya dengan usaha lahiriah, tetapi juga dengan doa yang tulus dan istiqamah. Dari Desa Pinggir, doa dipanjatkan: semoga Indonesia senantiasa aman, damai, rukun, dan penuh keberkahan.