Bantan (Kemenag) - Suasana penuh kekhusyukan terasa di kediaman Kepala Dusun 3 Bantan Air saat Marfiana memberikan tausiyah kepada wirid pengajian rutin ibu-ibu bertemakan “Menjadi Muslim Kaffah”, agar jemaah senantiasa memperbaiki diri dan mengamalkan ajaran Islam secara menyeluruh Jumat, (15/08/2025)
Dalam penjelasannya, Mardiana menerangkan bahwa Muslim kaffah adalah pribadi yang seimbang antara ibadah ritual dan ibadah untuk diri sendiri. Ibadah ritual mencakup shalat, puasa, zakat, haji, membaca Al-Qur’an, dan dzikir yang menjadi hubungan langsung antara hamba dengan Allah.
Sementara itu, ibadah untuk diri sendiri diwujudkan dengan mencintai diri, menjaga kesehatan, mengembangkan ilmu, peduli pada tanah air, dan melestarikan lingkungan. “Merawat diri, menebar kebaikan, dan berkontribusi untuk negeri adalah bagian dari ibadah yang sering kita lupakan,” ujarnya.
Mardiana
menekankan, jika kedua bentuk ibadah ini dijalankan seimbang, maka seorang
Muslim akan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama, lingkungan, dan
negara. Pengajian ditutup dengan doa bersama, diiringi harapan agar setiap
jamaah mampu menjalani kehidupan sebagai Muslim kaffah.