0 menit baca 0 %

Menjadi Orang Tua Yang Baik: PAI KUA Dumai Barat Lakukan Bimbingan dan Penyuluhan

Ringkasan: Dumai (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dumai Barat melakukan kegiatan bimbingan dan penyuluhan kepada ibu-ibu perwiridan Masjid At-Taqwim Jalan Utama RT. 08 Parit Pisang Mas Kelurahan Bagan Keladi Kecamatan Dumai Barat pada Jum'at, 20 Desember 2025 pukul 14.

Dumai (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dumai Barat melakukan kegiatan bimbingan dan penyuluhan kepada ibu-ibu perwiridan Masjid At-Taqwim Jalan Utama RT. 08 Parit Pisang Mas Kelurahan Bagan Keladi Kecamatan Dumai Barat pada Jum'at, 20 Desember 2025 pukul 14.30 -15.30 WIB.

Pada kegiatan ini sebagai pemateri bimbingan dan penyuluhan disampaikan oleh salah satu PAI KUA Kecamatan Dumai Barat penyuluhan yaitu Rahmadianti dengan mengusung tema : "Menjadi orang tua yang baik menurut Islam".

“Diantara yang harus diperhatikan oleh orang tua dalam mendidik anak adalah teladan yang baik, nasehat yang benar, memberi nafkah yang halal dan doa yang baik. Tentu saja hal ini berkaitan erat dengan kesalehan orang tua itu sendiri. Setiap orang tua harus siap menjadi teladan untukku keluarga. Salah satu hal prinsip yang harus diperhatikan para orangtua adalah teladan yang baik, " ucap Rahmadianti.

“Nasehat disampaikan dengan hikmah dan penuh kesabaran. Karena terkadang nasehat itu baru dituruti setelah berulang kali disampaikan. Orang tua tak boleh putus asa dalam menyampaikan nasehat yang benar,” jelas PAI KUA Dumai Barat.

Selanjutnya, memberi nafkah yang halal. Orangtua sejak dari awal dituntut memberikan harta yang halal, baik dari zatnya maupun dari cara mendapatkannya untuk diberikan kepada keluarganya. Makanan yang dimakan oleh anak akan mempengaruhi perilaku dan perkembangan anak. “Tidak akan masuk surga daging tumbuh dari harta haram, karena neraka lebih pantas untuknya.”(HR. al-Tirmidzi dengan sanad yang shahih)," tambah Rahmadianti.

Selanjutnya, berdoa untuk kebaikan anak. Kemauan untuk memiliki anak yang shaleh juga harus dibarengi dengan doa yang sungguh-sungguh kepada Allah SWT. Dialah Dzat yang memberi hidayah kepada hamba-hamba yang dikehendaki-Nya. Maka kepada-Nyalah pula kita sandarkan usaha-usaha kita sembari meminta yang terbaik kepada-Nya.

Dengan demikian halnya dalam penyampaian materi ini, “diharapkan ibu-ibu jemaah majelis bisa memperhatikan, memahami dan  mengetahui bagaimana menjadi orang tua yang baik menurut Islam, sehingga bisa mendapatkan anak yang shaleh maka orang tua terlebih dahulu berusaha menjadi orang yang shaleh. Setiap orang tua dituntut untuk belajar dan terus belajar sembari memperbaiki diri dan keluarga. Semoga Allah membimbing kita pada kebenaran dan mengaruniakan kepada kita anak-anak yang shaleh serta mengumpulkan kita beserta keluarga kita di surga-Nya kelak. Amiin, "pungkasnya. (Anti/Ayu)