Kuansing (Kemenag) - Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, setiap jumat pagi Kantor Kementerian Agama Kab. Kuantan Singingi mengadakan kegiatan rutin Kultum sekaligus Pembinaan Mental Rohani yang diikuti oleh seluruh Pegawai di lingkungan Kemenag dan KUA Kuantan Tengah, di Mushalla Al-Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kab. Kuantan Singingi.
Pembinaan pegawai disampaikan Ka. Subbag Tata Usaha, Bakhtiar Shaleh tentang arahan Menteri Agama, Nasaruddin Umar mengenai pentingnya komitmen Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) yang memiliki peran krusial.
“Menteri Agama, Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya komitmen Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) yang memiliki peran krusial dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, terpercaya, akuntabel dan transparan,”tambahnya.
Lebih lanjut, Bakhtiar Shaleh juga menyampaikan mengenai efisiensi anggaran yang diminta oleh Presiden RI pada Kementerian Agama yang berimbas kepada beberapa hal.
“Jadi penyesuaian anggaran akibat efisiensi ini menimbulkan dampak pada beberapa program dan kegiatan. Contohnya itu pada bimas islam itu mempengaruhi pembinaan perkawinan, bantuan rumah ibadah dan lain sebagainya,” jelasnya.
Pagi jumat ini, 14 Februari 2025 bertugas dalam kegiatan sebagai moderator Zauharur Rizky, pembaca Al-Qur’an Satria Sucita dan ceramah oleh Lasmiadi mengenai Hati, karena sesungguhnya yang menjadi patokan dalam syariat adalah apa yang ada didalam hati.
“Bahwasanya keselamatan di hari akhir kelak tergantung kepada apa yang ada di hati manusia. Jika seseorang memiliki hati yang bersih, maka dia akan selamat. Sesungguhnya Allah SWT telah menjelaskan hal ini dalam Al-Qur'an bahwasanya yang selamat pada hari kiamat kelak adalah yang memiliki hati yang bersih dalam surah Asy-Syu’ara: 88-89,” jelasnya.
Hadir juga dalam acara Pejabat Pengawas Kantor Kemenag, Pengawas Madrasah, Kepala KUA Kuantan Tengah serta seluruh staf di Kantor Kemenag Kab. Kuansing dan KUA Kec. Kuantan Tengah. (Gs)