Kampar (Kemenag) - Penyambutan siswa dan siswi di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Ash-Shobirin Kampar menjadi momen yang sangat penting dan bermakna. Rabu pagi (23/07/2025), suasana madrasah dipenuhi dengan senyum dan semangat, saat para guru menyambut langsung kedatangan peserta didik di pintu gerbang madrasah.
Penyambutan pagi bukan sekadar rutinitas, namun merupakan bagian dari budaya positif madrasah, yang mengandung nilai emosional dan edukatif. Para ustadz dan ustadzah menyambut siswa-siswi dengan ramah, senyum, salam, dan sapa. Yang menarik, kegiatan ini juga menjadi momen kolaborasi antara orang tua dan guru, karena banyak orang tua yang turut mengantar anak-anak hingga ke gerbang.
“Ketika para orang tua mengantar anak-anak ke madrasah dan langsung disambut oleh para guru, itu menjadi tanda penting bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga hasil kerja sama yang erat antara guru dan orang tua,” ujar Ustadz Dadang Wijaya, ST, Kepala MI Ash-Shobirin Kampar.
Setelah bel masuk berbunyi, kegiatan dilanjutkan dengan pembiasaan berbaris di depan kelas masing-masing, dipandu langsung oleh wali kelas dan guru pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kedisiplinan, kerapian, dan membangun ikatan emosional serta religius antara guru dan siswa.
“Pembiasaan seperti ini memperkuat ikatan hati antara guru dan murid. Kita ingin siswa merasa nyaman, dihargai, dan dicintai sejak awal mereka menginjakkan kaki di madrasah,” tambah Ustadz Dadang.
MI Ash-Shobirin terus menunjukkan komitmennya sebagai madrasah ramah anak yang tidak hanya mencerdaskan secara akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedekatan emosional, dan nilai-nilai spiritual bagi generasi penerus bangsa. (Humas MIS Ash Shobirin/zaipul)