Kampar ( Kemenag )--Dalam suasana penuh semangat kolaboratif, Yayasan Al Muhajirin Tapung hari ini menggelar kegiatan penyusunan kurikulum bersama lintas jenjang satuan pendidikan. Bertempat di MTs Al Muhajirin Tapung, forum strategis ini mempertemukan para pendidik dari RA Assafira, MI Assafira, MTs dan MA Al Muhajirin Tapung dalam satu meja visi: menyelaraskan arah dan muatan kurikulum untuk membentuk generasi unggul.
Yang membuat kegiatan ini istimewa adalah kehadiran langsung dua sosok penting dari Kementerian Agama Kabupaten Kampa Mardalisnar, S.Pd., M.Pd. dan Noer Azmir, S.Ag M.Pd.I. selaku pengawas madrasah. Kehadiran mereka bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga fasilitator dialog dan penjaga mutu pendidikan madrasah.
"Menyusun kurikulum bukan sekadar menata dokumen, tetapi menata harapan dan masa depan anak-anak kita," ungkap Mardalisnar dalam sambutannya.
Pesan ini menegaskan bahwa kurikulum bukanlah sekadar teks, melainkan jiwa dari proses pendidikan.
Kolaborasi antara RA, MI, MTs, dan MA dalam satu forum adalah cerminan sinergi pendidikan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi gagasan, merumuskan arah pembelajaran yang holistik—yang tidak hanya berbasis regulasi, tetapi juga menjawab tantangan zaman.
Dengan semangat kebersamaan, seluruh peserta sepakat bahwa penyusunan kurikulum adalah proses dinamis. Ia menuntut keterbukaan, kreativitas, serta komitmen untuk terus beradaptasi.
Di bawah naungan Yayasan Al Muhajirin Tapung, kegiatan ini menjadi langkah konkret menuju pendidikan yang lebih terpadu, terstruktur, dan bermakna bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan yang lebih gemilang. ( Fatmi/Hms MTs Al Muhajirin )