Meraih Surga dengan Membelajakan Harta di Jalan Allah
Ringkasan:
Rokan Hulu (Humas)- Salah satu peristiwa penting yang dialami oleh Nabi Muhammad Rasulullah SAW ketika dalam perjalanan Isra Miraj adalah, Allah SWT memperlihatkan kepada Nabi sekelompok manusia yang menanam saat itu dan sekaligus memanen saat itu pula.
Rokan Hulu (Humas)- Salah satu peristiwa penting yang dialami oleh Nabi Muhammad Rasulullah SAW ketika dalam perjalanan Isra Miraj adalah, Allah SWT memperlihatkan kepada Nabi sekelompok manusia yang menanam saat itu dan sekaligus memanen saat itu pula. Peristiwa ini sungguh mengherankan Nabi, sebab biasanya kalau menanam hari ini maka butuh waktu relatif lama supaya bisa memanen.
Dalam suasana keheranan, Nabi bertanya kepada malaikat jibril yang mendampinginya, "Kenapa gerangan bisa seperti itu?. Jibril menjelaskan, itu adalah perumpamaan bagi ummatmu yang membelanjakan hartanya di jalan Allah. Saat hartanya dibelanjakan di jalan Allah, sesungguhnya saat itu juga diberi ganjaran oleh Allah SWT dengan ganjaran yang berlipat ganda. Sebagaimana disebutkan dalam Al Quran: "perumpamaan orang yang membelanjakan hartanya di jalan Allah adalah seperti menanam satu biji, lalu biji itu tumbuh dengan tujuh tangkai, masing masing tangkai menghasilkan seratus biji. Dan allah melipat gandakannya lebih dari itu lagi bagi orang yang dia kehendaki,".
Demikian disampaikan Ka Kan Kemenag Rohul, Drs. H Ahmad Supardi Hasibuan MA ketika memberikan ceramah tentang Isra Mraj, Kamis ( 7/7) di masjid Al Hilal Lubah Hilir Kecamatan Rambah Pasir Pengarayan. Hadir dalam acara tersebut sekretaris Camat Rambah, Kades, Kadus, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, ninik mamak, khalifah, mursyid, dan masyarakat muslim Lubah Hilir.
Ia menjelaskan, kalau ingin mendapat pahala yang banyak dan sekaligus masuk syurga, maka perbanyaklah membelanjakan harta di jalan Allah seperti bayar zakat, infaq, shodaqah, wakaf dan lain sebagainya. "Berinfaq jangan cuman seribu rupiah, sebab uang seribu rupiah tidak cukup biaya masuk syurga, itu hanya cukup biaya masuk wc umum untuk buang air kecil, sedangkan untuk buang air besar saja biayanya sudah dua ribu rupiah. Apalagi untuk masuk syurga, biayanya tentu lebih mahal dari itu lagi," ungkapnya.
Peristiwa lain yang diperlihatkan kepada nabi adalah seorang laki laki yang dihadapannya ada makanan yang baik dan ada makanan yang basi. Tapi laki laki itu justru memakan makanan yang basi. Jibril menjelaskan, ini adalah tamsil bagi ummatmu, dimana ada makanan yang halal, tapi dia memilih yang tidak halal. Dia punya istri yang halal, tapi justru dia cari perempuan yang haram. Akhirnya, timbul penyakit aids yang mematikan.(ash edit by msd)