0 menit baca 0 %

Merdu dan Penuh Makna, 24 Majelis Taklim Ramaikan Lomba Asmaul Husna FORSIMAT Bangkinang Kota

Ringkasan: Bangkinang Kota ( Kemenag )--Suasana khusyuk dan penuh keberkahan kembali menyelimuti Masjid Ar Rahman Pendopo pada hari kedua pelaksanaan kegiatan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah. FORSIMAT (Forum Silaturrahmi Majelis Taklim) Bangkinang Kota kembali melanjutkan semarak syiar Isl...

Bangkinang Kota ( Kemenag )--Suasana khusyuk dan penuh keberkahan kembali menyelimuti Masjid Ar Rahman Pendopo pada hari kedua pelaksanaan kegiatan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah. FORSIMAT (Forum Silaturrahmi Majelis Taklim) Bangkinang Kota kembali melanjutkan semarak syiar Islam melalui Lomba Asmaul Husna, Ahad (29/6), yang diikuti oleh 24 majelis taklim se-Kecamatan Bangkinang Kota.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari lomba hari pertama yang telah sukses digelar sehari sebelumnya, yaitu Lomba Pidato Islami. Kali ini, para peserta menampilkan kebolehan dalam melantunkan 99 nama Allah dengan suara yang merdu, harmonis, dan penuh penghayatan.

Ketua Panitia, Iskandar, M.E.Sy., yang juga Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bangkinang Kota, menyampaikan bahwa lomba ini bukan sekadar penampilan vokal, tetapi merupakan sarana spiritual untuk menanamkan kecintaan dan kedekatan kepada Allah SWT.

 “Pada hari kedua ini, FORSIMAT kembali melaksanakan kegiatan dengan semangat yang tak kalah dari hari sebelumnya. Lomba Asmaul Husna ini membawa nuansa zikir yang indah, menyentuh hati, dan menguatkan ruhani,” ungkapnya.

Setiap majelis taklim tampil dengan semangat dan kekompakan, menggabungkan lantunan nama-nama Allah dengan gerakan ringan yang selaras, menciptakan suasana yang sakral dan menggugah. Para penonton, termasuk para pendamping dan masyarakat yang hadir, turut larut dalam kekhusyukan dan keharuan.

Lomba ini juga menjadi ajang silaturahmi dan kolaborasi antar majelis taklim, memperkuat semangat kebersamaan dalam bingkai dakwah Islamiyah yang damai dan menggembirakan.

Melalui kegiatan ini, FORSIMAT Bangkinang Kota kembali membuktikan bahwa majelis taklim bukan hanya tempat belajar, tetapi juga pusat tumbuhnya potensi, kreativitas, dan kekuatan dakwah kaum ibu di tengah masyarakat.

Semoga kegiatan semacam ini terus digelorakan dan menjadi tradisi yang memperkaya kehidupan spiritual umat, khususnya di momen-momen penting seperti Tahun Baru Islam. Ujarnya ( Fatmi )