Mandau (Kemenag) Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Majelis Ta lim Muthmainnah, Kamis (11/9/2025) di Masjid Besar Arafah, Duri. Kegiatan ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Mandau, Nurleili Lubis, yang menyampaikan tausiah dengan tema I tibar yang Dapat Diambil dari Kisah Kelahiran Nabi .
Dalam penyampaiannya, Nurleili Lubis mengajak jamaah meneladani peristiwa kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai cermin kehidupan. Ada tiga hikmah besar yang ditekankan:
Lahir dari keluarga yang amanah dan bersih dari kemusyrikan Nabi tumbuh dari ibu yang penuh amanah dan ayah yang tidak pernah menyembah berhala. Dari sinilah lahir seorang anak luar biasa.
Sejak bayi sudah mampu membedakan yang hak dan yang bukan haknya Rasulullah menolak meminum susu yang bukan haknya, meski masih bayi. Ini menjadi teladan agar kita menjaga hak orang lain.
Kelahirannya membawa keberkahan Kehadiran Nabi menjadi berkah bagi ibu susunya, Halimah Sa diyah. Pesan ini ditegaskan agar setiap muslim berusaha memberi manfaat bagi sesamanya, sesuai sabda Rasul Khairunnas anfa uhum linnas (Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain).
Selain tausiah, pembina majelis memberikan himbauan agar jamaah senantiasa menjaga kekompakan, berhati-hati dalam bertutur kata agar tidak menyakiti sesama, serta istiqamah menghadiri majelis ilmu.
Acara ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan makan bersama, dan shalat Ashar berjamaah. Turut hadir Ibu RW 05 Air Jamban serta 85 jamaah yang memenuhi Masjid Besar Arafah.
Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar dan penuh keberkahan. Semoga Majelis Ta lim Muthmainnah semakin berjaya di bawah bimbingan Penyuluh Agama Islam KUA Mandau, ungkap salah seorang pengurus majelis.
Dengan semangat Maulid, jamaah diingatkan untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah, menjaga silaturahmi, serta terus menebar manfaat bagi lingkungan sekitar.
catantan: Imus
satukan aja dengan berita pemberian bantuan dalam rangka maulid