Kuansing (Kemenag)- 26 Agustus 2025, jm 07.00-07.45 Wib. Program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di SMAN 1 Hulu Kuantan semakin menunjukkan hasil yang membanggakan. Melalui bimbingan menggunakan metode Iqra’, kemampuan siswa-siswi binaan dalam membaca Al-Qur’an kian meningkat dari waktu ke waktu.
Kegiatan ini dipandu oleh Fitri Dewi Muspika Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Hulu Kuantan, yang secara konsisten mendampingi 7 (Tujuh) siswa untuk belajar membaca Al-Qur’an mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga perbaikan makhraj dan kelancaran membaca.
“Alhamdulillah, anak-anak yang awalnya belum lancar membaca kini sudah mampu mengenali huruf dan mulai lancar membaca. Semangat belajar mereka juga sangat tinggi,” ungkap Fitri Dewi Muspika.
Dari 7 (Tujuh) siswa ini yang masih buta aksara Al-Qur’an, secara bertahap mereka menunjukkan kemajuan yang signifikan. Bahkan sebagian sudah dapat membaca Iqra' yang awalnya iqra' 1 (Satu) Kini sudah naik ke iqra' 2 (Dua), dan 3 (Tiga), setelah mengikuti beberapa kali pertemuan.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini karena dinilai sangat membantu dalam mewujudkan visi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembinaan spiritual dan akhlak siswa.
Program ini direncanakan akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan dukungan penuh dari Kementerian Agama serta sekolah, sehingga generasi muda Hulu Kuantan dapat tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang cerdas, berakhlak mulia, dan cinta Al-Qur’an. (FDM)