Indragiri Hulu, (Inmas). Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) merupakan forum koordinasi antar instansi dan stakeholder terkait untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.
TPAKD dibentuk dengan tujuan untuk: Mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam rangka mendukung perekonomian daerah; Mencari terobosan dalam rangka membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di daerah; Mendorong LJK untuk meningkatkan peran serta dalam pembangunan ekonomi daerah; Menggali potensi ekonomi daerah yang dapat dikembangkan dengan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan; Mendorong optimalisasi potensi sumber dana di daerah dalam rangka memperluas penyediaan pendanaan produktif antara lain untuk mengembangkan UMKM, usaha rintisan (start up business) dan membiayai pembangunan sektor prioritas; dam Mendukung program Pemerintah dalam upaya meningkatkan indeks inklusi keuangan di Indonesia.
Program-program yang dijalankan di tiap daerah berbeda-beda menyesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan daerah tersebut. Program TPAKD disusun untuk memastikan terwujudnya ketersediaan akses yang seluas-luasnya bagi masyarakat, mendorong peningkatan peran industri jasa keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, serta mencari terobosan dalam membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat di daerah.
Menindaklanjuti surat Bupati Inhu Nomor: 72/500/EKO-5DA, Tanggal: 20 Mei 2024, Hal: Undangan, maka pada hari Senin 27 Mei 2024, mewakili Kakankemenag Kab. Inhu, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kankemenag Kab. Inhu H. A. Razak, S.Ag., M.Pd.I mengikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan Program Edukasi dan Literasi Keuangan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kab. Inhu Tahun 2024. Tempat: Ruang Rapat Staf Ahli Bupati Inhu. Rapat dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kab. Inhu, Paino, SP.
Edukasi literasi keuangan merupakan program Pemerintah yang didukung oleh institusi keuangan secara Nasional. Program ini dilaksanakan melalui berbagai kegiatan dan publikasi di media massa yang dilakukan secara mandiri maupun bekerja sama dengan OJK.(tulang)