Siak (Kemenag) Madrasah Ibtidaiyah (MI) As Sidiqiyah Siak menggelar Asesmen Madrasah untuk santri kelas VI Tahun Pelajaran 2024/2025, yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 21 hingga 29 April 2025. Hari pertama pelaksanaan ujian ini menjadi momen istimewa karena turut dihadiri oleh Pengawas Pembina Madrasah, Saifuddin, bersama ketua Pokjawas Madrasah, Sakdiyah, dan Ahmad Rifai pada Senin (21/04/2025).
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, Ustadz Idris menyampaikan bahwa tahun ini pelaksanaan asesmen dilakukan berbasis digital dengan memanfaatkan Google Formulir di android atau smartphone, yang dikombinasikan dengan sistem keamanan Exambrowser. “Dengan sistem ini, peserta ujian tidak dapat mengakses situs lain di luar aplikasi ujian, sehingga kejujuran dan integritas santri tetap terjaga,” ujarnya.
Tercatat ada 154 santri yang mengikuti asesmen ini, tersebar di 8 ruang ujian. Menariknya, salah satu ruangan diikuti oleh santri dari MI Babussalam Siak, sebagai bentuk kerja sama antar madrasah dalam mendukung pelaksanaan asesmen berbasis digital. Selama tujuh hari ke depan, akan diujikan sebanyak 14 mata pelajaran.
Pengawas pembina madrasah, Saifuddin dalam pengarahannya mengapresiasi langkah MI As Sidiqiyah yang telah menerapkan teknologi dalam pelaksanaan asesmen. Ia menegaskan bahwa pendidikan hari ini tidak bisa lepas dari inovasi digital. Beliau bahkan menyinggung perkembangan kecerdasan buatan seperti ChatGPT yang kini telah banyak dimanfaatkan sebagai alat bantu belajar, sekaligus mengingatkan pentingnya bijak dalam memanfaatkan teknologi. “Teknologi seperti ChatGPT bisa menjadi guru kedua jika digunakan dengan tepat,” ujarnya, disambut anggukan para guru dan santri.
Usai pengarahan, beliau secara resmi membuka kegiatan Asesmen Madrasah. Salah satu momen simbolis yang menandai dimulainya asesmen adalah pengalungan kartu peserta asesmen oleh, kepada perwakilan santri. Tindakan ini menjadi penanda resmi dimulainya Asesmen Madrasah di MI As Sidiqiyah dan disambut antusias oleh seluruh peserta dan guru yang hadir.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Pauzi Noprion dalam keterangannya mengungkapkan rasa syukur dan optimis terhadap pelaksanaan asesmen. “Kami sangat bersyukur pelaksanaan asesmen di hari pertama ini dapat berjalan lancar dan tertib. Hal ini tentu tidak lepas dari kerja sama dan persiapan yang matang dari seluruh elemen madrasah, mulai dari panitia, guru, hingga dukungan para orang tua santri,” tuturnya penuh semangat.
Di hari pertama, dua mata pelajaran yang diujikan adalah Qur’an Hadis dan Bahasa Indonesia. Antusiasme santri sangat terasa sejak pagi. Mereka hadir lebih awal dengan semangat, mengenakan seragam rapi, dan membawa perlengkapan ujian. Beberapa dari mereka terlihat membaca ulang materi pelajaran sambil berdiskusi ringan. Suasana ruang ujian pun terpantau tertib dan kondusif, dengan santri yang fokus menyelesaikan soal secara digital menggunakan perangkat yang telah disiapkan.
Kegiatan hari pertama dimulai dengan suasana religius dan khidmat melalui pelaksanaan salat Dhuha berjamaah. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan apel pagi di lapangan madrasah yang sekaligus menjadi momen pembukaan resmi Asesmen Madrasah Tahun Pelajaran 2024/2025. (RWH/Fz)