Kuansing ( inmas) Selasa, 08 Maret 2022 mulai dilaksanakan Ujian Takhassus bagi seluruh Santri/wati tingkat akhir di MI Muhammadiyah Teluk Kuantan. Ujian Takhassus ini merupakan program kurikulum Mu'allimin yang ada di MI Muhammadiyah Teluk Kuantan. Ujian ini berbentuk ujian praktek secara individu yang dibagi dengan mekanisme kelompok.
Ujian Takhassus mengujikan beberapa Mata pelajaran Mu'allimin yaitu Hifzil Qur'an, Tilawah Qur'an, Nasyid, Pidato, Al Islam dan Kemuhammadiyahan Praktek Ibadah mencakup Wudhu, sholat wajib, sholat jenazah, zikir dan doa. Seluruh mata pelajaran tersebut diujikan secara lisan dan praktek individu yang langsung di tes oleh guru yang membidanginya. Guru penguji Ujian ini adalah M. Rizki Lazuardi, S.Pd, Anjarwani, S.Pd, Elpi Susanti, S.Pd.I, Hengki Rasbumi, M.Pd, Eko Fiktoria,S.Pd.I, Indra Sukri, M.Pd, Rudi Rohendi, Rela Nengsih, S.Pd.I, Andi Anwar, S.Pd.I, Hendio Anjasmara, M.Pd, Pitrohamdani,S.Pd.I, Rayondra, M.Pd., Yogi Kurnianda, S.Kom, dan Lizawati, M.Pd.
Sejumlah 90 Santri/wati kelas 6 yang dibagi menjadi 9 kelompok bergiliran sesuai jadwal yang sudah d buat secara bergantian melaksanakan ujian. Alhamdulillah ujian dapat berlangsubg dengan lancar dan baik.
Ujian Takhassus ini merupakan agenda rutin yang ada dalam kurikulum Mu'allimin. Ujian ini sengaja dirancang sebagai bahan evaluasi akhir Santri/wati kelas 6 yang akan lulus dari MI Muhammadiyah. Jangan sampai Alumni MI Muhammadiyah yang sudah 6 tahun dididik tidak menghasilkan hal yang akan di terapkan di Lingkungan Masyarakat.
Kepala Madrasah Ibu Elpi Susanti, S.Pd.I dalam breefing penguji menyampaikan harapan dan instruksinya agar penguji betul-betul memperhatikan setiap santri/wati dan menilai dengan objektif, "Saya mohon kepada tim penguji, dari segala bidang agar dapat fokus dalam menguji dan menilai dengan objektif sesuai kemampuan anak.
Namun, selain menguji, saya berharap kita juga dapat membetulkan dan memberikan penguatan bagi santri/wati yang masih perlu bimbingan." Beliau juga menambahkan," Ujian ini diharapkan dapat membekali ananda kita untuk hidup di Masyarakat, ketika sholat jenazah mereka mampu, ketika mereka dituntut menjadi imam mereka juga mampu.
Ucapan terima kasih kepada Bapak Ibu penguji, semoga keikhlasan Bapak Ibu menjadi amal kebaikan dan mendapat balasan pahala dari Allah SWT." Pungkas beliau. ( AWA / Epi)Â