Kuansing ( inmas ) Miki Sanjaya Mengisi Kajian di Masjid Baitul Hikmah Ciberlin Kari, Rabu malam, 02/12/2020
"Di Masjid Baitul Falah dilaksanakan kajian rutin mingguan setiap rabu malam. Kebetulan penceramahnya tidak hadir, jadi saya diminta Pak Armadis untuk mengisinya. Beliau Ketua Pengurusnya," ungkap Miki
Dalam ceramahnya, Miki Sanjaya menyampaikan "Ciri Manusia yang Cerdas (AL-Kayyis)" dalam perspektif hadits Nabi SAW, yaitu orang yang memiliki kemampuan dalam mengendalikan dirinya (menundukkan hawa nafsu) dan mempersiapkan diri untuk kehidupan setelah kematian.
"Maka siapa saja yang mampu mengendalikan nafsunya untuk taat kepada Allah, tidak memperturutkan nafsu apabila menyimpang dan tidak sejalan dengan syari'at, itulah orang yang cerdas. Siapa saja dan dengan profesi apapun, punya potensi untuk memperturutkan hawa nafsu tetapi dengan pemahaman agama yang baik, kita punya tuntunan dalam memilah dan memilih serta menilai, mana yang boleh dan mana yang tidak boleh. Dengan demikian, iman merupakan pengendali dan filter bagi kita menjalani kehidupan," beber Miki dalam ceramahnya.
"Ciri kedua, kita berfikir jangka panjang untuk kematian dan kehidupan akhirat. Dunia merupakan fasilitas, sarana dan jalan dan bukan tujuan utama. Sehingga kita tidak terpaku dan tidak juga meninggalkan dunia, tetapi memanfaatkannya sebagai ladang untuk menanam amal-amal shaleh untuk kemudian hasilnya kita panen di akhirat kelak," tutur Miki Sanjaya dalam penyampaiannya. (MS )